Temuan Praktek Culas Pertambangan Timah, Negara Rugi Hingga Rp 68,9 Triliun

Sekda meminta ICW dapat menyampaikan hal itu ke Pemerintah Pusat, sebab Permasalahan Royalti dan PPH merupakan kewenangan

Temuan Praktek Culas Pertambangan Timah, Negara Rugi Hingga Rp 68,9 Triliun
tribunnews
balok timah siap ekspor 

Laporan Wartawan Bangka Pos Evan Saputra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Indonesia Corruption Watch (ICW) mengindikasikan ada kecurangan dalam praktik pertambangan dan penjualan timah hingga menyebabkan hilangnya nilai perdagangan yang ditaksir mencapai Rp 68,9 triliun, Senin (20/3/2017).

Dari hasil laporan, terlihat juga perbedaan angka antara produk timah yang diekspor dan yang diterima negara tujuan seperti Singapura, Thailand, dan Jepang.

Jika melihat kerugian negara, dari Rp 68,9 triliun itu, ditemukan indikasi kerugian dari kewajiban royalti timah Rp 2 triliun dan PPh badan Rp 3,6 triliun.

Menanggapi hal itu, Sekretaris daerah (Sekda) Provinsi Babel, Yan Megawandi mengapresiasi temuan ICW tersebut.

Hanya saja harus dibuktikan dengan angka yang benar akurat.

Untuk itu dirinya meminta ICW dapat menyampaikan hal itu ke Pemerintah Pusat, sebab Permasalahan Royalti dan PPH merupakan kewenangan pusat.

"Silahkan sampaikan ke Perintah Pusat, Royalti dan PPH ini kan kewenangan mereka," kata Yan.

Selengkapnya Baca Harian Cetak Bangka Pos dan Babel News

Update berita kunjungi www.bangka.tribunnews.com

Penulis: Evan
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help