BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Anak dan Cucunya Tewas Dibenamkan ke Lumpur, La Imron Minta Aliong Dihukum Mati

Menurut La Imron, hukuman mati merupakan sanksi yang pantas atas kematian anak dan cucunya, Imelda (32)-Aura (6).

Anak dan Cucunya Tewas Dibenamkan ke Lumpur, La Imron Minta Aliong Dihukum Mati
Bangkapos/Fery Laskari
La Imron (60), posisi jongkok dan anak lelakinya, Abdul Salam (27), kaus hitam, Selasa (21/3/2017), menanti proses sidang kasus pembunuhan sadis, Terdakwa Aliong (39) di PN Sungailiat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- La Imron (60), orang tua korban pembunuhan sadis, mencari keadilan.

Dia minta Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat menjatuhkan hukuman mati pada Aliong (39), pelaku yang menghabisi anak sekaligus cucunya, Imelda (32)-Aura (6).

"Karena ini merupakan pembunuhan sadis dan berencana," kata La Imron, ketika ditemui Bangka Pos Group di Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, Selasa (21/3/2017).
,
Menurut La Imron, hukuman mati merupakan sanksi yang pantas atas kematian anak dan cucunya, Imelda (32)-Aura (6).

"Satu dari dua korban anak bawah umur, yaitu cucu saya yang masih kecil. Sehingga kami minta jaksa dan hakim menjatuhkan hukuman mati," kata La Imron, saat memberikan keterangan didampingi anak lelakinya, Abdul Salam (27).

Dilansir sebelumnya disebutkan, pembunuhan sadis terjadi di Desa Rebo Sungailiat Bangka. Kedua korban, Imelda (32) dan anaknya, Aura (6), warga Bedeng Akeh Sungailiat tewas dicekik.

Jasad korban kemudian dimasukan dalam karung dan dibenamkan dalam lumpur bekas tambang inkonvensionall (TI) jl Cendana Desa Rebo Sungailiat.

Mayat korban ditemukan, Selasa (3/1/2017), dua hari setelah kejadian, usai ditangkapnya pelaku, Tersangka Aliong (39), warga Desa Rebo Sungailiat Bangka.

Penulis: ferylaskari
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help