Home »

Lokal

» Bangka

Ella Ajak Orangtua Budayakan Menanam Kepada Anak Sejak Usia Dini

Direktur Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini, Ella Yulaelawati merasa senang bisa berada di Kabupaten Bangka

Ella Ajak Orangtua Budayakan Menanam Kepada Anak Sejak Usia Dini
bangkapos.com/Nurhayati
Direktur Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini, Ella Yulaelawati bersama Bunda PAUD Kabupaten Bangka Hj Mina Tarmizi, Bupati Bangka H Tarmizi Saat, para pejabat di Pemkab Bangka asyik menari campak bersama pasangan penari cilik, Selasa (21/3/2017) di Gedung Sepintu Sedulang Sungailiat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Direktur Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini, Ella Yulaelawati merasa senang bisa berada di Kabupaten Bangka karena bisa menyaksikan langsung petani panen semangka dan lada.

Enam tahun lalu dia pernah ke Bangka tetapi lingkungan yang dilihatkan tidak sehijau saat ini.

"Saya ingin menyampaikan ucapan selamat kepada bapak bupati dan semuanya jadi bukan hanya PAUD-nya tapi lingkungannya sudah hijau. Lalu pertanian saya dengar menjadi program bapak sudah luar biasa, dan saya kira itu patut diapresiasi," puji Ella dalam sambutannya ketika membuka acara Sosialisasi Penuntasan Ikut PAUD Satu Tahun Pra SD, Selasa (21/3/2017) di Gedung Sepintu Sedulang.

Menurutnya, sangat penting menanamkan kepada anak usia dini agar rajin menanam tanaman karena negara Indonesia negara agraris.

Jika tidak dipertahankan, apalagi seperti di Kabupaten Bangka dimana masyarakatnya hanya berpikir menambang timah, maka budaya masyarakat agraris akan hilang.

Untuk itu dia mengajak masyarakat, menanamkan jiwa menanam sejak usia dini kepada anak-anak, karena usia nol hingga lima tahun usia perkembangan emas.

"Saat fisik dan otak anak berada di masa pertumbuhan terbaiknya, kemampuan menyerap informasi sangat tinggi. Jadi kalau anak petani, dibiarkan anak usia dini itu tidak mengenali cara menanam itu kita menyia-nyiakan waktu karena waktu sumber daya yang berharga," pesan Ella.

Diakuinya dimasa ini simulasi pendidikan saat penting bagi perkembangan anak karena simulasi yang tidak tepat akan berdampak negatif pada kehidupan selanjutnya dan tidak dapat diperbaiki.

"Kalau anak trauma di usia lima tahun dia akan trauma. Kalau anak tidak didik kreatif sampai usia lima tahun dia juga tidak akan kreatif. Kalau anak tidak mandiri di usia dini, dia juga tidak akan mandiri. Oleh karena itu saya pesan kepada para orang tua tolong sejalan dengan guru PAUD. Jangan di PAUD diajari makan sendiri, tetapi di rumah makannya masih disuapi," imbau Ella.

Halaman
12
Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help