Home »

Lokal

» Bangka

Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak

Ibu dan Anak Tewas Dibenam Dilumpur, Keluarga Datangi Pengadilan Tuntut Keadilan

Keributan pun hampir saja terjadi, sebelum Aliong, pelaku pembunuhan sadis ini diadili oleh jaksa dan majelis hakim di Pengadilan Negeri

Ibu dan Anak Tewas Dibenam Dilumpur, Keluarga Datangi Pengadilan Tuntut Keadilan
Bangkapos/Fery Laskari
La Imron (60), posisi jongkok dan anak lelakinya, Abdul Salam (27), kaus hitam, Selasa (21/3/2017), menanti proses sidang kasus pembunuhan sadis, Terdakwa Aliong (39) di PN Sungailiat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Jemari tangan Abdul Salam (27) terkepal keras.

Rahangnya tampak menonjol, dan sesekali bergerak-gerak seperti sedang menahan geram.

Diam seribu bahasa. Namun penuh tatapan tajam.

Abdul Salam tiba-tiba mendekati Aliong (39), si pelaku pembunuh kakak kandung dan keponakannya, Imelda (32)-Aura (6).

Tak hanya Abdul Salam, namun sejumlah pria seusianya, ikut mendekati Aliong.

Sikap mereka, sama seperti Abdul Salam.

Keributan pun hampir saja terjadi, sebelum Aliong, pelaku pembunuhan sadis ini diadili oleh jaksa dan majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat Bangka, Selasa (21/3/2017) petang.

Jaksa Kejari Bangka, Aditia Sulaeman tampak menarik pundak Abdul Salam (kaus hitam). Sedangkan aparat kepolisian bersenjata laras panjang memberikan pengawalan ketat pada Aliong (rompi tahanan). Keributan antar keluarga korban dengan Terdakwa Pembunuhan, Aliong (39) hampir terjadi di PN Sungailiat, Selasa (21/3/2017) petang.
Jaksa Kejari Bangka, Aditia Sulaeman tampak menarik pundak Abdul Salam (kaus hitam). Sedangkan aparat kepolisian bersenjata laras panjang memberikan pengawalan ketat pada Aliong (rompi tahanan). Keributan antar keluarga korban dengan Terdakwa Pembunuhan, Aliong (39) hampir terjadi di PN Sungailiat, Selasa (21/3/2017) petang. (Bangkapos/Fery Laskari)

Keberadaan keluarga korban pembunuhan sadis di Lingkungan pengadilan, petang ini, tentu saja membuat pihak kepolisian dan kejaksaan, kelabakan.

Mereka terpaksa melakukan pengamanan ekstra.

Halaman
123
Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help