BangkaPos/

Minat Petani Basel Menanam Ubi Kasesa Masih Minim

untuk di Kabupaten Basel terdapat satu pabrik ubi kasesa di daerah Tukak Sadai, namun belum aktif untuk beroperasi,

Minat Petani Basel Menanam Ubi Kasesa Masih Minim
Bangkapos/Riyadi
Petani asal Belinyu mengangkut batang ubi kasesa dari salah satu kebun ubi kasesa di Dusun Tirus Desa Riau Kecamatan Riausilip. Foto diambil beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Bangka Selatan Suhadi mengatakan bahwa warga di Bangka Selatan saat ini minum untuk bertani menanam ubi kasesa. Itu terlihat dari sedikitnya warga yang menanam dan menjual ubi kasesa.

"Minat belum begitu besar, minim, karena jaminan penjualannya, setelah selesai masa panen tidak ada jaminan harga, harganya jatuh mencapai Rp 100 perak per/Kg kalo tidak salah,"jelas Suhadi kepada bangkapos.com, Selasa (21/3/2017)

Suhadi menambahkan, untuk di Kabupaten Basel terdapat satu pabrik ubi kasesa di daerah Tukak Sadai, namun belum aktif untuk beroperasi, sehingga belum bisa membeli hasil ubi yang ditanam oleh masyarakat.

"Satu ada di Tukak Sadai, namun tidak aktif,"jelasnya

Namun Suhadi tetap mengharapkan, produksi dan petani yang menanam ubi bisa berkembang di Bangka Selatan agar, masyarakat bisa mendapatkan penghasilan dari menanam ubi kasesa nantinya.

"Kita mengharapkan agar bisa segera berproduksi, walau hasil di sini belum segitu banyak, kita memiliki lahan, namun ada di masing masing warga yang menanamnya, namun kita lihat minat di Basel minim, karena jaminan penjualan, dan jaminan harganya,"ucapnya

Penulis: Riki Pratama
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help