BangkaPos/

Pria Bertato Bakar Rumah Warga Pangkalpinang

Pria yang diketahui bernama Wahyu Widodo (33) asal Lampung ini ternyata sengaja membakar rumah warga tanpa sebab yang belum jelas.

Pria Bertato Bakar Rumah Warga Pangkalpinang
Bangkapos.com/Ajie Gusti Prabowo
Kondisi rumah korban yang terbakar oleh pria bertato di Jalan Zamrud III Air Mawar Pangkalpinang, Senin (20/3/2017) malam. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Ajie Gusti Prabowo

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Seorang pria bertato hampir disekujur tubuh, lengan dan kakinya melakukan perusakan dan pembakaran pada sebuah rumah warga milik Lu Kwan Thien alias Asak di Jalan Zamrud III Air Mawar Pangkalpinang, Senin (20/3/2017) sekitar pukul 20.30 Wib.

Pria yang diketahui bernama Wahyu Widodo (33) asal Lampung ini ternyata sengaja membakar rumah warga tanpa sebab yang belum jelas.

Beruntung pemilik rumah bersama istri dan anak-anaknya berhasil melarikan diri sebelum kejadian kebakaran menimpa rumahnya.

Tiga unit mobil Pemadam Kebakaran Pangkalpinang yang tiba di lokasi berhasil memadamkan rumah yang memang tidak berdampingan dengan rumah lainnya.

Hanya saja kondisi dalam rumah berupa peralatan elektronik serta benda berharga lainnya sudah ludes di lalap sijago merah.

Kepolisian Pangkalpinang, khususnya Satuan Intelkam Polres Pangkalpinang yang telah lebih dahulu menerima informasi berhasil mengamankan pelakunya.

Saat kejadian pun, pelaku yang sudah lemas ini sempat bersembunyi di dalam kamar mandi usai membakar isi rumah yang menjalar ke bagian lainnya.

Beruntung, Kepolisian mencoba menerobos masuk dan menemukan pelaku yang sudah tergeletak di dalam kamar mandi lalu menyeretnya keluar rumah yang sedang terbakar.

"Memang tadi di dalam rumah ada keributan, setelah kami datangi terdengar suara korban berteriak-teriak dari dalam rumah sebelum kebakaran, karena kami tidak berani maka kami kembali lagi, tetapi pintu belakangnya terbuka dan kami juga tidak berani masuk," kata tetangga korban, Ayau saat kejadian kebakaran.

Menurutnya, setelah kembali ke rumahnya, secara tiba-tiba korban berlari sambil meminta bantuan untuk melaporkan kejadian yang ada di rumahnya.

"Lalu saya pinjamkan pakaian, barulah api muncul membesar, kami juga tidak tahu persis ada apa sebelumnya," ujarnya.

Penulis: Ajie Gusti Prabowo
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help