BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Saksi Tak Datang, Sidang Bos Minyak Belinyu Ditunda

Sidang perkara bos minyak asal Belinyu, Tomy Candra alias Sekwan (49), kembali digelar.

Saksi Tak Datang, Sidang Bos Minyak Belinyu Ditunda
bangkapos.com/Fery Laskari
Bos minyak asal Belinyu Bangka, Tomy Candra alias Sekwan (kemeja biru) menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, Selasa (21/3/2017) petang. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sidang perkara bos minyak asal Belinyu, Tomy Candra alias Sekwan (49), kembali digelar.

Sayangnya, saksi yang sudah dipanggil datang ke Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, berhalangan hadir.

Alhasil, sidang yang baru saja dibuka, ditutup kembali, Selasa (21/3/2017) petang.

Hari ini, Sekwan dan dua anak buahnya, sesama terdakwa pelanggaran hukum kasus minyak, datang ke Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, memenuhi panggilan jaksa. Sedangkan sidang pekan lalu, dia sempat mangkir karena alasan sakit. Saat Sekwan hadir ke pengadilan, jutru para saksi tak datang.

"Sidang hari ini sempat dibuka oleh Ketua Majelis Hakim PN Sungailiat, kemudian ditutup kembali. Sidang hari ini ditunda karena tiga orang saksi tidak datang. Rencananya, sidang dilanjutkan, Rabu mendatang," kata Kepala Kejari Bangka Supardi didampingi Kasi Intel Yoga Pamugkas, diwakili Jaksa Penuntut Umum (JPU) Aditia Sulaeman, Selasa (21/3/2017) petang di PN Sungailiat.

Dilansir sebelumnya disebutkan, bos minyak asal Belinyu, Tomy Candra alias Sekwan alias Senwan (49), diadili, Selasa (28/2/2017), Pemilik SPBU Nomor 24.332.150 yang berada Jl Raya Belinyu Desa Riau Kecamatan Riausilip Bangka itu didakwa atas tuduhan menjual BBM jenis solar subsidi ke harga industri, demi keuntungan pribadi.

Pekan lalu, surat dakwaan disusun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Babel Ahmad Risol, dan dibacakan JPU Pengganti dari Kejari Bangka, Aditia Sulaeman di hadapan Terdakwa Tomy Candra alias Sekwan. Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim, Surono, didampingi dua anggota.

Dalam surat dakwaan JPU ketika itu disebutkan, bahwa pelanggaran pidana dilakukan Terdakwa Tomy Canda alias Sekwan alias Senwan anak dari Cen Kim Hyun, bersama Saksi Budi Chandra alias Budi anak dari Koe Sen Ci dan Saksi Sandi Wijaya alias Asan anak dari Ajiu (penuntut dilakukan terpisah).

Pelanggaran terjadi pada jari Jumat, Tanggal 7 Oktober 2016 skira Pukul 17.40 WIB atau setidak-tidaknya pada waktu lain sekitar Bulan Oktober 2016 bertempat di SPBU 24.332.150 Jl Raya Belinyu Desa Riau Kecamatan Riausilip Bangka.

Penulis: ferylaskari
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help