BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Ubi Kasesa Awalnya Booming, Kini Petani Lesu

Awal-awalnya ubi kasesa sempat booming, tapi sekarang harganya membuat petani nge-down, lesu untuk menanam

Ubi Kasesa Awalnya Booming, Kini Petani Lesu
bangkapos.com/dok
Pengelola kebun ubi kasesa, Budianto saat merawat ubi kasesa yang ditanamnya di Desa Kapuk, Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka. Minggu (1/5/2016) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Awal-awalnya ubi kasesa sempat booming, tapi sekarang harganya membuat petani nge-down, lesu untuk menanam dan menjualnya karena harganya rendah.

"Harga ubi akan kembali booming, ketika harga sudah stabil, kalau sekarang harganya membuat petani lesu, masyarakat juga pikir-pikir untuk menanam ubi," kata warga Belinyu Novizar kepada bangkapos.com, Selasa (21/3/2017).

Novizar menyebutkan, kedepan menanam dan harga ubi punya prospek, karena pemerintah bersama investor sudah menyiapkan pabrik yang memiliki kapasitas berskala besar untuk mengakomodir ubi petani.

"Kedepan ubi ini akan strategis untuk paska tambang," ujar Novizar.

Kades Riau Zainar mengatakan, meskipun sebagai kades, tapi juga tak ketinggalan untuk menanam ubi.

Setidaknya Zainar sudah menanam dua hektar ubi kasesa.
Tapi saat ini Zainar bersama petani di desa setempat belum membentuk Gapoktan.

"Lihat kedepan seperti apa, kami sekarang belum membentuk Gapoktan, (meskipun Pemkab Bangka sudah menyarankan agar petani membentuk Gapoktan), tapi kami ingin mencoba tanpa pinjaman dulu, buka sendiri dulu. Langkah kedepan seperti apa, ya kami mau lihat hasil dan harga sekarang," ujar Zainar.

Penulis: riyadi
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help