Pariwisata Bangka Jauh Tertinggal

Kabupaten Bangka memiliki potensi wisata yang cukup besar. Sayang potensi itu belum berkembang karena pengelolaan yang terkesan sendiri-sendiri.

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Puri Tri Agung adalah satu dari kawasan wisata religi yang ada di Kabupaten Bangka. Tidak jauh dari Pantai Tikus Emas, tempat itu sudah banyak dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara dan menjadi satu dari sekian banyak potensi pariwisata di Kabupaten Bangka.

Meski memiliki potensi pariwisata yang sangat besar, bisnis Pariwisata di Kabupaten Bangka jauh tertinggal dari Belitung. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah tamu yang menginap di hotel berbintang di Belitung pada Januari 2017, enam kali lebih besar dari tamu yang menginap di Bangka pada saat yang bulan sama.

General Manager Tanjung Pesona Beach Resort & Spa Sungailiat, Yohanes Jusman pelaku wisata cukup berpengalaman di Bangka, menilai di Belitung menurutnya, dunia pariwisatanya lebih maju karena didukung oleh pemerintah pusat.

"Kalau di Bangka ini masyarakat saat itu peluang ekonomi masih bergantung pada timah," kata Yohanes, Selasa (21/3/2017).

Soal pariwisata yang laman bergerak, Yohanes mengatakan mengangkat pariwisata Bangka bukan kerja satu orang. Menurutnya dukungan pemerintah sangatlah diperlukan, tentunya bekerja sama dengan pelaku wisata.

“Saya berpikir, pemerintah seperti apa pun saya tetap jalan. Mungkin nanti ke depan orang sudah merasakan manisnya ekonomi pariwisata pasti yang lain juga ikut-ikutan," kata Yohanes.

Namun ia yakin pariwisata di Kabupaten Bangka pasti bisa berkembang sehingga bisa memberikan multy player effect. "Kita bisa melihat pergerakan ekonomi dari pariwisata. Jadi yang menghambat kita siapa? Ya kita semua. Oleh karena itu, prinsip saya nggak mau menunggu orang lain," tegas Yohanes.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangka Thony Marza menyatakan untuk pengembangan potensi pariwisata ini Pemkab Bangka tidak bisa berdiri sendiri. Pasalnya yang berkaitan dengan sektor pariwisata melibatkan semua pihak agar bisa mengemas wisata dengan baik.

Menurut Thony apa yang disampaikan Bupati Bangka H Tarmizi Saat, pariwisata memang belum berlari tetapi bukan berarti jalan di tempat.

"Ini mengalami peningkatan tetapi untuk membuat orang berkali-kali datang ke Bangka menjadi kerja besar bukan hanya untuk pemerintah daerah tetapi untuk semua,” kata Thony, Rabu (22/3).

Thony mengatakan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bangka dari tahun ke tahun menurutnya, semakin meningkat. Tahun 2013 sebanyak 62.425 orang, tahun 2015 menurun sebanyak 53.809 orang, namun tahun 2015 kembali naik menjadi 72.134 orang, tahun 2016 sebanyak 75.331 orang dimana jumlah wisatawan mancanegara sebanyak 378 orang dan wisatawan nusantara sebanyak 74.953 orang.

"Ini selalu mengalami peningkatan. Untuk tahun 2016 sudah 75.331 orang. Untuk pariwisata ini banyak yang harus kita siapkan baik dari masyarakat, infrastrukturnya, pengusahanya, energi listriknya, perhubungannya seperti penerbangannya. Kalau ada penerbangan internasional mungkin bisa menyangi Batam. Kalau untuk menyaingi Bali memang belum waktunya karena Bali sudah jadi brandnya wisata Indonesia," Thony. (*)

Penulis: nurhayati
Editor: didit
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved