Buntut Jadi Saksi Ahli untuk Ahok, Begini Nasib Wakil Ketua Komisi Fatwa MUI

Ahmad Ishomuddin kini telah diberhentikan dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI)

Buntut Jadi Saksi Ahli untuk Ahok, Begini Nasib Wakil Ketua Komisi Fatwa MUI
KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA
Ahli agama Islam yang dihadirkan pihak Basuki Tjahaja Purnama dalam sidang kasus dugaan penodaan agama, KH Ahmad Ishomuddin, memberi keterangan kepada pewarta usai sidang di auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (21/3/2017). 

BANGKAPOS.COM - Ahmad Ishomuddin kini telah diberhentikan dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Hal ini dibenarkan oleh Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Sa'adi.

Sebelumnya, dalam gelaran sidang lanjutan kasus dugaan penodaan agama yang melibatkan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Ahmad berperan sebagai saksi ahli yang meringankan Ahok.

Namun Zainut membantah anggapan yang menuding Ahmad diberhentikan dari MUI lantaran menjadi saksi atas sidang Ahok.

Zainut mengungkapkan jika Ahmad diberhentikan karena tidak aktif di kepengurusan MUI.

Keputusan tersebut diambil dalam rapat pimpinan MUI, pada Selasa (21/3/2017).

"Berkaitan dengan berita tentang pemberhentian Saudara Ishomuddin dari kepengurusan MUI hal tersebut adalah benar," ujar Zainut melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Jumat (24/3/2017).

"Pemberhentian sebagai pengurus MUI bukan semata karena menjadi saksi ahli dugaan penodaan agama di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, tetapi karena ketidakaktifan beliau selama menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi Fatwa di MUI," ujar Zainut.

Zainut mengungkapkan bahwa MUI selalu melakukan evaluasi secara berkala kepada para pengurusnya, termasuk evaluasi keaktifan pengurus.

"Jadi bukan hanya terhadap Pak Ishomuddin semata. Kriteria ketidakaktifan itu dinilai dari kehadiran dalam rapat-rapat dan kegiatan MUI lainnya," ujar Zainut.

Halaman
12
Editor: Alza Munzi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help