Mang Han Terlilit Jaring Tebak dan Tenggelam

Hasil penyelidikan, diketahui, insiden itu murni musibah alias tak ada unsur kesengajaan pihak lain.

Mang Han Terlilit Jaring Tebak dan Tenggelam
bangkapos.com/Fery Laskari
Jasad Mang Han (66) disemayamkan di rumah duka sebelum dimakamkan, Minggu (26/3/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.CO, BANGKA -- Polisi sudah mengantongi data soal kematian Mang Han (66) si penjaring ikan di Perairan Pantai Saklim Desa Rebo Sungailiat Bangka.

Hasil penyelidikan, diketahui, insiden itu murni musibah alias tak ada unsur kesengajaan pihak lain.

Kepastian ini dijelaskan oleh Kapolres Bangka AKBP Johanes Bangun diwakili Kabag Ops Kompol S.Sophian dikofirmasi Bangka Pos Group, Minggu (26/3/2017).

"Kejadian berawal saat korban atas nama Mukti bin Mustar alias Mang Han (66), Warga Jl  Garuda 2 Blok 2D Komplek RSS Pemda Kelurahan Paritpadang Sungailiat memasang jaring di Perairan Desa Rebo Sungailiat, Sabtu (25/3/2017) petang, sekitar Pukul 15.00 WIB kemarin," kata Sophian.

Saat itu korban memasang jaring (pukat) bersama rekannya, Anuardi (59), warga komplek yang sama. Kemudian keesokan harinya,  Minggu (26/3/2017) 08.30 WIB, korban dan rekannya kembali ke pantai itu untuk mengangkat jaring (pukat tebak) yang mereka pasang sehari sebelumnya.

"Ketika saksi (Anuardi) sampai di pantai, saksi melihat korban (Mang Han) sudah turun ke laut untuk menarik tebak atau jaring. Padahal pada saat itu kondisi air dalam keadaan pasang besar," kata Sophian.

Saksi melihat korban bepegangan pada kayu tiang jaring Tebak tetapi kayu tersebut kecil dan tidak kuat untuk menahan jaring tebaknya.

"Kemudian korban (Mang Han) terbelit jaring tebak dan tenggelam. Kemumelihat dan kemudian turun dan menarik korban ke pinggir pantai dan memberikan pertolongan dengan menekan bagian dada korban tetapi korban tidak bisa ditolong dan meninggal dunia," jelas Sophian.

Rekan korban sempat meminta bantuan dari warga di sekitar pantai. Namun tak ada yang dapat diperbuat warga karena kondisi korban sudah meninggal dunia di lokasi kejadian.

"Saksi kemudian menelepon keluarga korban dan korban dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan," tegas Sophian memastikan keluarga menolak proses visum maupun otopsi yang ditawarkan polisi.

Penulis: ferylaskari
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved