Indahnya Surga Sudah Dibuktikan Wanita Ini, Manusia Diminta untuk Segera Bertobat

Terkena pneumonia parah dan presentasi kematian mencapai 80%, Yvonne Sklar hidup kembali

Indahnya Surga Sudah Dibuktikan Wanita Ini, Manusia Diminta untuk Segera Bertobat
net
Bangun dari koma, wanita ini ungkap pernah melihat surga 

BANGKAPOS.COM - Pernah melihat surga? Mungkin semua orang yang masih hidup akan menjawab tidak. Karena jika sudah pernah melihat Surga, artinya kita sudah meninggal dunia.

Namun wanita asal Ukraina ini ini mengatakan bahwa ia pernah melihat surga saat ia koma.

Yvonne Sklar merasa ia terkena flu semala dua minggu. Ketika ke dokter, ternyata ia memiliki pneumonia yang sudah parah.

Lalu tiba-tiba ia pingsan dan dirawat di Loma Linda University Medical Center.

Menurut Dr. Takkin Lo, empat dari lobus di paru-paru Yvonne terkena pneumonia dan sekarang infeksi telah menyebar ke aliran darah. Inilah yang membuat Yvonne pingsan.

Dengan kondisi seperti ini, dokter menyarankan Yvonne masuk dalam kondisi medis koma agar bisa mengobati infeksinya.

Saat koma, beberapa organ Yvonne mulai gagal bekerja. Ia mengalami shok selama tiga kali selama dua minggu. Dan membuat peluang kematian Yvonne menjadi 70-80%.

Keluarga Yvonne sempat pasrah. Pernah ingin mematikan alat medis Yvonne namun secara mengejutkan Yvonne sadar.

Menariknya, pasca “hidup kembali” itu, Yvonne berkata bahwa ia telah melihat di surga.

“Saya ingat ketika saya meninggalkan tubuh dan berada di lapangan yang indah dan cantik. Bunga-bunga tumbuh subur, suara musik yang indah, dan ratusan orang memuji Tuhan Yang Maha Esa,” kenang Yvonne.

Lalu saat ia sedang berjalan menuju surga, tiba-tiba ia diminta kembali untuk memberitahu orang-orang agar bertobat.

Sekarang, Yvonne telah melakukan pemulihan yang panjang dan sulit. Bahkan Dr. Lo terkejut dengan kemajuan Yvonne.

“Sangat luar biasa. Ia melakukan pemulihan yang cepat dan kembali ke titik di mana ia berkonstribusi di masyarakat secara aktif,” ungkat Dr. Lo.

Editor: Alza Munzi
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help