BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Ada Kisah Mistis Rumah Tua dan Kuburan di Kebakaran Ruko Sungailiat

DIBALIK insiden kebakaran ruko milik Pasutri, Popo-Ny Sulin, terkuak kisah mistis. Cerita di luar akal sehat ini digembar-gemborkan sejumlah warga

Ada Kisah Mistis Rumah Tua dan Kuburan di Kebakaran Ruko Sungailiat
Bangkapos/Fery Laskari
Ny Sulin (53), mengenakan kaus biru, korban kebakaran, merapikan sisa barang berharga miliknya. Api berkobar melumat lantai dua ruko milik perempuan ini di Kawasan Pasar Jl Muhidin Sungailiat Bangka, Selasa (22/3/2017) petang. 

BANGKAPOS.COM--Si jago merah mengamuk. Kali ini rumah toko (Ruko) milik pasangan suami istri, Popo Leondry (60)-Ny Sulin (53), jadi sasarannya.

"Kebakaran..kebakaran..," teriak Jefri (27), pengendara motor saat melintas kawasan Pasar Jl Muhidin Sungailiat Bangka, Selasa (28/3) sekitar pukul 15.30 WIB.

Mendengar teriakan Jefri, warga sekitarnya langsung mendekat. Ternyata betul, asap mengepul dari lantai dua Ruko tak berpenghuni itu. "Ayo cepat telepon pemadam kebakaran....telepon polisi," kata warga mulai panik.

Sementara itu, baru saja Ny Sulin (53) dan suaminya, Popo Leondry (60) tiba di Bangka. Pasutri yang berdomisili di Jakarta itu pulang ke kampung halaman, bermaksud melaksanakan Sembahyang Kubur (Cengbeng).

Saat tiba di Sungailiat, Selasa (28/3) siang, keduanya langsung membuka pintu ruko yang baru saja dibangun. Ruko itu tak berpenghuni karena rencananya akan dikontrakan.

KEBAKARAN-- Api melalap lantai dua ruko milik Ny Sulin (53) di Kawasan Pasar Jl Muhidin Sungailiat Bangka, Selasa (28/3/2017) sekitar pukul 15.30 WIB.
KEBAKARAN-- Api melalap lantai dua ruko milik Ny Sulin (53) di Kawasan Pasar Jl Muhidin Sungailiat Bangka, Selasa (28/3/2017) sekitar pukul 15.30 WIB. (Bangkapos/Fery Laskari)

"Saya bawa-barang barang dari Jakarta masuk ke dalam ruko. Kemudian saya ganti pakaian dan pergi makan nasi padang berdua sama suami," kata Ny Sulin ditemui Bangka Pos Group di lokasi kejadian, Selasa (28/3) petang.

Usai santap siang, pasutri itu bergegas ke Tempat Pemakaman Umum (TPU Kemujan Sungailiat).

Di TPU itu, keduanya bersih-bersih kuburan sebagai persiapan Cengbeng. Namun tiba tiba, ada warga yang menelponnya, menyampaikan khabar tak sedap.

"Waktu kebakaran, saya lagi di kuburan. Ada warga yang telepon kami. Saya dan suami kaget mendengar ruko kami terbakar," kata Ny Sulin mengaku buru-buru pulang ke ruko.

Popo Leondry (60) dan Istrinya, Ny Sulin (63) memang baru saja terkena musibah.

Halaman
1234
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help