Bos SPBU asal Belinyu Pakai Kacamata Hitam Saat Sidang, Ngakunya Lagi Sakit Mata

Hakim dan jaksa memintanya melepas atribut, apapun alasannya. Usut punya usut ternyata dia sedang sakit mata.

Bos SPBU asal Belinyu Pakai Kacamata Hitam Saat Sidang, Ngakunya Lagi Sakit Mata
Bangkapos/Fery Laskari
Bos minyak asal Belinyu Tomy Candra alias Sekwam (tengah) didampingi dua anak buahnya, sesama terdakwa saat diadili di PN Sungailiat.

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BAMGKAPOS.COM, BANGKA-- Tomy Candra alias Sekwan (49), lagi-lagi diadili. Namun kali ini, penampilan bos minyak asal Belinyu Bangka itu terlihat berbeda dari sebelumnya.

Si pemilik SPBU mengenakan kacamata hitam, saat tiba di Gedung Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, Rabu (29/3/2017) siang.

Namun tentu saja, Sekwan tak boleh seenaknya menggunakan aksesoris itu saat duduk di kursi pesakitan.

Hakim dan jaksa memintanya melepas atribut, apapun alasannya. Usut punya usut ternyata dia sedang sakit mata.

Tahanan rumah itu dipersilahkan kembali mengenakan kacamata hitam, setelah sidang usai. Sebelum meninggalkan ruang sidang, Sekwan masih sempat menyapa para kulitinta.

"Hayoii..sakit mato a...(saya lagi sakit mata)," katanya pada wartawan, seraya berlalu.

Kepala Kejari Bangka Supardi didampingi Kasi Intel Yoga Pamungkas, Rabu (29/3/2017) menyebutkan, proses sidang masih seputar pemeriksaan saksi.

"Saksi yang diperiksa di persidangan tadi (siang tadi) namanya Dani Satriawan dan Randa," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU Pengganti), Aditia Sulaeman, usai sidang, Rabu (29/3/2017).

Aditia memastikan sidang akan dilanjutkan pekan depan. Proses hukum pada terdakwa dilakukan secara bertahap, sesuai prosedur.

"Sidang dilanjutkan pekan depan," katanya.

Seperti diketahui, bos minyak asal Kecamatan Belinyu Bangka, Tomy Candra alias Sekwan (49), diadili, Selasa (28/2/2017), Pemilik SPBU Nomor 24.332.150 di Desa Riau Kecamatan Riausilip Bangka itu didakwa atas tuduhan menjual BBM jenis solar subsidi ke harga industri, demi keuntungan pribadi.

Bisnis ilegal pria itu melibatkan dua anak buahnya, yang juga ikut ditangkap oleh Polda Babel, beberapa waktu silam.

Sidang baru dua kali digelar di PN Sungailiat, dipimpin Ketua Majelis Hakim, Surono, didampingi dua anggota, Hakim PN Sungailiat.

Perkara ini ditangani oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Babel Ahmad Risol, diwakili JPU Penganti Kejari Bangka, Aditia Sulaeman.

Penulis: ferylaskari
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved