Nelayan Belinyu Terpaksa Beli Pertalite di SPBU

Dalam dua hari ini nelayan Belinyu terpaksa harus mencari BBM ke SPBU, agar bisa kembali melaut.

Nelayan Belinyu Terpaksa Beli Pertalite di SPBU
Bangkapos.com/dok
Ilustrasi: Rape (56) nelayan Belinyu, saat memperbaiki jaringnya di Dermaga Berok, Belinyu, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (9/1/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dalam dua hari ini nelayan Belinyu terpaksa harus mencari BBM ke SPBU agar bisa kembali melaut. Pasalnya, kemarin nelayan tidak mendapatkan minyak di SPBN Mantung Belinyu.

Namun di SPBU, nelayan juga tidak bisa membeli BBM jenis premium, karena barangnya sudah habis.
Akhirnya nelayan membeli BBM jenis pertalite di SPBU terdekat.

"Terpaksa kami beli pertalite agar kami bisa melaut lagi. Sampai sore ini kami masih nunggu, kabarnya minyaknya sore nanti baru diantar (di SPBU). Kalau yang di Mantung (SPBN Mantung), tadi jam 10 an, istriku ku suruh beli bensin di sana, tapi nggak ada lagi barangnya, jadi sekarang kami harus nunggu dan beli minyak di SPBU," kata Hendri, nelayan Belinyu kepada bangkapos.com, Rabu (29/3/2017).

Ketua HNSI Belinyu Rifani Helmi mengatakan, untuk mendapatkan bensin (premium) di SPBU sekarang sulit karena ada pengalihan dari premium ke pertalite.

"Kan pengalihan itu sudah lama. Iya, nelayan dalam dua hari ini kesulitan dapat minyak (bensin)," ujar Helmi.

Ketika dikonfirmasi soal suplai BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), pemilik SPBN Mantung Belinyu, Wira mengatakan, pendistribusian BBM lancar-lancar saja.

"Distribusinya lancar, tadi saya check dengan pegawai. Kalau kemarin (Selasa 28/3/2017) karena libur nasional Nyepi, pegawai libur Pak, tapi penjualan dan pendistribusian lancar sampai hari ini," ujar Wira.

Penulis: riyadi
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved