Sehari Jelang Berakhirnya TA, Bupati Basel Datangi Kantor Pajak

kedatangannya hanya untuk mengambil tanda terima surat pernyataan harta keikutsertaan program amnesti pajak,

Sehari Jelang Berakhirnya TA, Bupati Basel Datangi Kantor Pajak
Bangkapos/khamelia
Bupati Basel, H. Justiar Noer menerima surat surat pernyataan harta tanda keikutsertaan dalam program amnesti pajak. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Khamelia

BANGKAPOS.COM, BANGKA--  Sehari menjelang berakhirnya tax amnesti (TA), Bupati Bangka Selatan, Justiar Noer mendatangi Kantor Pajak Pratama Pangkalpinang untuk mengambil surat tanda terima surat pernyataan harta keikutsertaan program amnesti pajak.

Di tengah hujan deras yang mendera kota Pangkalpinang, kedatangan Justiar disambut oleh Kepala KPP Pratama Pangkalpinang, Fadjar Julianto dan Kepala KPP Pratama Bangka, Dwi Hariyadi, Kamis (30/3).

Saat dikonfirmasi bangkapos.com, Justiar menuturkan, kedatangannya hanya untuk mengambil tanda terima surat pernyataan harta keikutsertaan program amnesti pajak, karena untuk pelunasan sudah dilaksanakan sepekan lalu.

"Untuk hitung-hitungannya sudah selesai pekan lalu, dan sebelumnya sudah saya hitung bareng istri, kita komunikasi dulu, yang mana bagian-bagian yang kena pajak. Jadi setelah kita hitung dibantu petugas pajak, angka-angkanya sudah jelas ya sudah kita selesaikan, dan hari ini saya mengambil surat tanda terimanya," jelasnya.

Justiar menuturkan, secara pribadi TA sangat membantu.

"Jadi ada beberapa harta saya yang belum dilaporkan, misalnya dulu istri saya dan saya terpisah, digabungkan ke saya, jadi berlebih. Jadi harus saya kembalikan dalam bentuk pajak sesuai dengan aturan," ujarnya.

Dikatakannya manfaat TA sangat banyak, karena negara membutuhkan dana yang besar, dengan adanya TA kata dia diharapkan pembagian dari pajak untuk pembangunan bisa kembali lagi ke daerah.

"Saat ini kan karena dana pusat terbatas terjadi pemotongan, nah melalui dana tebusan TA pemasukan negara bertambah dan diharapkan kita bisa kebagian melalui APBD," ujarnya.

Justiar menyebutkan dirinya juga telah mengajak sejumlah pejabat dijajarannya untuk ikut program TA. Namun diakuinya di antara mereka masih ada yang ragu.

"Keraguan mereka salah satunya sejumlah harga masih belum resmi menjadi milik sendiri karena masih di leasing, keraguannya di situ," ujarnya.

Penulis: khamelia
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved