Sutikno Kesal Kinerja Kelurahan Lambat, Urus Balik Nama Surat Rumah Setahun Tak Selesai

Saat itu adiknya yang perempuan yang mengurus surat balik nama tersebut. Kemudian dibuatlah surat pembayaran DP sebesar Rp 50 juta

Sutikno Kesal Kinerja Kelurahan Lambat, Urus Balik Nama Surat Rumah Setahun Tak Selesai
Nurhayati/Bangkapos.com
Sutikno (baju kaos hitam) didampingi Kuasa Hukumnya Kurdianto memegang surat DP jual beli rumah milik orangtuanya, dan surat laporan ke Ombudsman Babel, Jumat (31/3/2017) di Kafe Pengkolan Sungailiat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA --Sutikno Warga Sungailiat didampingi kuasa hukumnya Kurdianto mengeluhkan lambatnya kinerja Kelurahan Sungailiat, terkait dengan pembuatan surat balik nama karena rumah warisan orang tuanya di Jalan Depati Barin dekat Pengadaian mau dijual sebesar Rp 250 juta. Pembelinya sudah ada dan sudah membayarkan DP sebesar Rp 50 juta.

Diakui Sutikno, mereka ada delapan bersaudara tetapi empat masih hidup sedangkan empat saudaranya sudah meninggal dunia. Kakaknya laki-laki yang sudah wafat punya tiga anak perempuan, adik laki-lakinya yang sudah wafat punya satu anak laki-laki dan dua saudara laki-laki lainnya yang sudah wafat satu tak memiliki ahli waris dan satunya hanya anak angkat.

"Persoalannya dalam keluarga kami tidak ada masalah tidak ada konflik. Kami lah sepakat rumah ini mau kami jual, mau kami bagi-bagi. Sudah ada pembelinya Zailun, nek bayar DP Rp 50 juta harga rumah kami jual Rp 250 juta. Surat rumah itu ada pelepasan dari lurah ke camat tahun 1990 atas nama mak kami. Kami ke lurah mau ngurus surat balik nama," jelas Sutikno kepada bangkapos.com, Jumat (31/3/2017) di Kafe Pengkolan Sungailiat.

Saat itu adiknya yang perempuan yang mengurus surat balik nama tersebut. Kemudian dibuatlah surat pembayaran DP sebesar Rp 50 juta oleh Staf Honorer Kelurahan Sungailiat Iin.

Namun surat pembayaran DP yang dibuat staf honorer kelurahan tersebut, dengan saksi kaling dan tetangga mereka ketika dibayar oleh pembeli sebesar Rp 50 juta itu, ditambah oleh pembeli satu poin tambahan.

"Kate ku (saya katakan--red) jangan nanti cacat hukum karena surat ini lah ditandatangani, tidak apa-apa kata Zailun kemudian uang sudah dibayarkan," kata Sutikno.

Kemudian ia mengajak Zailun sebagai pembeli merevisi surat DP yang sudah diubah tersebut karena khawatir cacat hukum.

Namun ternyata surat balik nama itu tidak selesai padahal sudah berapa bulan dari Lurah Sungailiat yang dijabat oleh Septi kemudian digantikan Jaleari.

"Pengakuan lurah mereka dak tahu surat ini, si Arpan (Staf Kelurahan Sungailiat-red) dak tahu menahu padahal di depan Arpanlah buat surat ini dan di depan adikku," sesal Sutikno.

Halaman
123
Penulis: nurhayati
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help