Home »

Lokal

» Bangka

276 Calhaj Tes Kebugaran di Hutan Wisata Sungailiat

Para calhaj diukur waktu tempuh mereka mengelilingi hutan wisata Sungailiat guna mengukur volume oksigen dalam darah.

276 Calhaj Tes Kebugaran di Hutan Wisata Sungailiat
Bangkapos.com/Nurhayati
Sekda Babel Yan Megawandi didampingi Bupati Bangka H Tarmizi Saat dan Kepala Dinkes Kabupaten Bangka dr Then Suyanti mengibarkan start pada acara tes kebugaran calon haji di Hutan Wisata Sungailiat, Minggu (1/4/2017) pagi. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka bekerjasama dengan Kementerian Agama Kabupaten Bangka menyelenggarakan tes kebugaran calon jemaah haji di Hutan Wisata Sungailiat, Sabtu (1/4/2017) pagi.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka sosialisasi haji sehat menuju istithaah kesehatan jemaah haji Kabupaten Bangka.

Para calon jemaah haji (calhaj) yang mengikuti sosialisasi haji sehat ini sebanyak 276 orang se-Kabupaten Bangka.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Bangka H Tarmizi Saat didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Then Suyanti, Kasi Haji dan Umroh Kemenag Bangka Zakwan.

Diantara para calhaj tersebut ada Sekda Babel Yan Megawandi bersama istri, Kepala Dinas Tenaga Kerja Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bangka Asep Setiawan bersama istri, hingga Mantan Anggota DPRD Kabupaten Bangka Ahmad Asin bersama istri yang akan mengikuti ibadah haji tahun 2017 ini.

Dua hari sebelumnya, seluruh calon jemaah haji ini sudah melakukan pemeriksaan fisik di puskesmas masing-masing kecamatan.

"Kita melihat apakah ada asam urat, kolesterol, keluhan jantung atau tidak. Jika ada keluhan jantung tidak diikutkan untuk jalan mengelilingi hutan wisata. Hasil pemeriksaan ini diseleksi kembali. Jika sudah memenuhi syarat maka ikut pemanasan. Setelah pemanasan mereka berjalan mengelilingi hutan wisata dua putaran karena untuk tes kebugaran ini harus jalan sepanjang 1,6 kilometer," jelas Kasi Promosi Kesehatan UKBM, Kesehatan Kerja dan Olahraga Susilawati kepada bangkapos.com.

Setelah jalan mengelilingi hutan wisata mereka beristirahat lalu dilakukan pengukuran kesehatan kembali sehingga diketahui sebelum dan sesudah berjalan bagaimana kondisi fisik mereka.

Para calhaj ini diukur waktu tempuh mereka mengelilingi hutan wisata tersebut guna mengukur volume oksigen dalam darah.

Halaman
12
Penulis: nurhayati
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help