Piton Batik yang Melegenda, Kita Mesti Waspada Jika Berada di Area Kekuasaannya

Sanca batik dikenal melegenda karena ada beberapa hal yang tak dimiliki ular jenis lain.

Piton Batik yang Melegenda, Kita Mesti Waspada Jika Berada di Area Kekuasaannya
Istimewa
Sejumlah warga Desa Tiram Kecamatan Tukak Sadai Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sedang mengangkat ular piton sepanjang 7,2 meter yang berhasil mereka tangkap, Jumat (23/8/2013). 

Ular ini lebih senang menunggu daripada aktif berburu, barangkali karena ukuran tubuhnya yang besar menghabiskan banyak energi.

Cara sanca batik melumpuhkan mangsa

Mangsa dilumpuhkan dengan melilitnya kuat-kuat (constricting) hingga mati kehabisan napas.

Beberapa tulang di lingkar dada dan panggul mungkin patah karenanya.

Kemudian setelah mati mangsa ditelan bulat-bulat mulai dari kepalanya.

Setelah makan besar lalu puasa puluhan bulan

Setelah makan, terutama setelah menelan mangsa yang besar, ular ini akan berpuasa beberapa hari hingga beberapa bulan hingga ia lapar kembali.

Baca: Inilah Firasat Istri Akbar Sebelum Suami Tercinta Tewas Ditelan Piton Raksasa

Seekor sanca yang dipelihara di Regent’s Park pada tahun 1926 menolak untuk makan selama 23 bulan, namun setelah itu ia normal kembali (Murphy and Henderson 1997).

Cara menyelamatkan diri

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved