10 Cara Jitu Mengusir Ular, Nomor 3 dan 4 Paling Mudah

Tragedi orang ditelan ular bukanlah kali pertama terjadi dalam beberapa dekade terakhir di dunia. Di Indonesia, tercatat telah dua kali terjadi.

10 Cara Jitu Mengusir Ular, Nomor 3 dan 4 Paling Mudah
TRIBUN TIMUR/RENI KAMARUDDIN
Puluhan warga di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, ikut menangkap ular piton sepanjang delapan meter di dekat kandang ternak sapi milik warga, Selasa, (19/7/2016). 

BANGKAPOS.COM - Tragedi Akbar (25), petani kelapa sawit di Desa Salubiro, Kecamatan Korossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat, yang tewas diterkam ular piton atau sanca kembang atau sanca batik, mengebohkan dunia.

Sejumlah media internasional melansir beritanya dari berbagai sudut pandang (angle).

Berita setidaknya ini mengundang empati dari mayoritas kalangan pembaca mengingat korban sedang berjuang untuk keluarganya jelang tragedi tersebut.

Baca: Kawanan Ular Piton Pemangsa Akbar Bermunculan

Karmila Mila, karyawati pada Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng, Kota Tangerang, Provinsi Banten melalui akunnya pada Facebook menulis, "Ya allah ksian bget.. Smga kluarga'y dbrikn ktabhan n keikhlsan.. Ammien."

Ceritanya, dia ke kebun untuk memetik kelapa sawit, lalu dijual demi membiayai perjalanannya dari Mamuju Tengah ke Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Di Luwu, Akbar rencananya akan menjemput istrinya bernama Muna dan anaknya.

Baca: 4 Kisah Kemunculan Ular Piton Besar Menyerang Warga Sulawesi

Sekretaris Desa Salubiro, Junaedi mengatakan, sekitar sebulan sebelum kejadian ini, Akbar mengantar Muna ke kampung halaman di Luwu untuk melahirkan anak kedua mereka.

"Saat (istri) selesai melahirkan, Akbar kembali ke sini. Jadi, rencananya ini, Akbar pergi panen sawitnya karena mau ke Palopo (Luwu) kembali jemput istrinya, kasihan," tutur Junaedi.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved