Afung Bisa Jual 5.000 Bungkus Otak-otak Saat Ceng Beng

"Kalau pas Ceng Beng atau Imlek, kita hanya jual otak-otak saja, di Ceng Beng ini, 5000 an bungkus terjual," kata Afung

Afung Bisa Jual 5.000 Bungkus Otak-otak Saat Ceng Beng
bangkapos.com/Riyadi
Warung Otak-otak Afung di Jalan Jenderal Sudirman Belinyu, ramai dikunjungi warga etnis Tionghoa, untuk menikmati kuliner khs Belinyu yakni otak-otak. Warga etnis tersebut sedang pulang kampung untuk Ceng Beng di Belinyu. Foto Senin (2/4/2017) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Musim Ceng Beng tahun ini, membawa keuntungan bagi Afung. Pengusaha otak-otak di Kota Belinyu ini setiap harinya mampu menjual sekitar 5.000 bungkus otak-otak.

"Kalau pas Ceng Beng atau Imlek, kita hanya jual otak-otak saja, di Ceng Beng ini, 5000 an bungkus terjual," kata Afung di warung otak-otaknya di Jalan Nasional sekitar Pasar Belinyu, Senin (3/4/2017).

Di saat Ceng Beng seperti ini, pembelinya rata-rata warga etnis Tionghoa yang sedang pulang kampung untuk merayakan Ceng Beng.

Pembelinya secara umum menikmatinya di warung, disajikan masih hangat karena baru selesai dipanggang.

"Ada juga yang dibungkus, di bawa pulang. Soal bahan baku otak-otak, yakni ikan tenggiri, nggak ada masalah, selalu ada ikan itu," ujar Afung.

Penulis: riyadi
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved