Kisah Haru, Menginspirasi, Bocah Hidup Tanpa Tangan Tetap Semangat Dengan Kekurangannya

Kita berpikir bagaimanakah Haikal menjalani hari-harinya tanpa kedua tangan? Ternyata tak sesulit yang kita bayangkan.

Kisah Haru, Menginspirasi, Bocah Hidup Tanpa Tangan Tetap Semangat Dengan Kekurangannya
SERAMBINEWS.COM/SENI HENDRI
Muhammad Haikal (3,8 tahun) bocah keterbatasan diri yang cacat tubuh (tunadaksa) tanpa memiliki kedua tangan saat disambangi di rumahnya di Gampong Keude Blang, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur, Minggu (2/4). 

Laporan Wartawan Serambinews.com, Seni Hendri

BANGKAPOS.COM, ACEH - Namanya Muhammad Haikal (3,8) anak pertama dari pasangan Indra Purnama (31) dan Nur Aida (27) warga Gampong Keude Blang, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur.

Haikal merupakan bocah yang memiliki keterbatasan diri karena tidak memiliki kedua tangan.

Cacatnya itu merupakan cacat bawaan sejak dalam kandungan.

Sempat muncul rasa haru ketika Serambinews.com didampingi Petugas TKSK Idi Rayeuk, Rahmat Hidayat, menyambangi rumah Muhaikal, Minggu (2/4/2017).

Rasa haru itu muncul ketika melihat Haikal bercelana pendek berbaju kaos dengan lengan pendek.

Namun, tanpa kedua tangan sebagaimana lazimya anak-anak sempurna fisik secara umum.

Kita berpikir bagaimanakah Haikal menjalani hari-harinya tanpa kedua tangan? Ternyata tak sesulit yang kita bayangkan.

Di hadapan Serambi Haikal secara gamblang menjawab pertanyaan yang dilontarkan.

Ia tampak sangat menikmati hidupnya meski memiliki keterbatasan.

Halaman
1234
Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved