Meski Jadi WNA Hongkong dan Taiwan, Warga Dusun Gedong Pulang saat Ceng Beng

Meskipun sudah jadi WNA, tapi mereka tetap ingat dengan kampung halamannya. Sesuai aturan, karena sudah jadi WNA, maka kalau pulang kampung

Meski Jadi WNA Hongkong dan Taiwan, Warga Dusun Gedong Pulang saat Ceng Beng
bangkapos.com/Agus Nuryadhyn
Warga Tionghoa Melakukan Sembahyang Kubur 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Warga Dusun Gedong Desa Lumut Kecamatan Belinyu, yang merantau ke luar negeri seperti di Hongkong dan Taiwan, setiap Ceng Beng, mereka selalu pulang kampung, untuk semvahyang kubur para leluhurnya.

Meskipun merantau ke luar negeri dan sudah menjadi warga negara Taiwan dan Hongkong, ketika pulang kampung untuk ceng beng, mereka juga memiliki kebiasaan melapor ke perangkat desa.

"Iya, kan warga kami asli sini ada yang di Taiwan dan Hongkong, sudah jadi warga negara itu, tapi kalau ceng beng setiap tahunnya selalu pulang ke sini, setelah tiba di kampung, mereka memiliki kebiasaan berkunjung ke perangkat desa terdekat, intinya mereka hanya ingin lapor saja, karena mereka sudah menjadi WNA, maka dengan keinginannya sendiri, lapor ke kami, Pak ini saya mau lapor, saya pulang, saya jawab, ya nggak apa-apa, bagus," ungkap Kadus Gedong Amen kepada bangkapos.com Senin (3/4/2017).

Dikatakan Amen, di desa tidak ada aturan warga asli Gedong atau umumnya Desa Lumut, yang merantau dan sudah berkewarganegaraan luar negeri, setiap pulang kampung harus lapor ke perangkat desa.

Mereka lapor, karena bagian tradisi dan budaya, karena asal usul mereka di lahirkan di desa ini.

"Meskipun sudah jadi WNA, tapi mereka tetap ingat dengan kampung halamannya. Sesuai aturan, karena sudah jadi WNA, maka kalau pulang kampung, itu disebut sebagai kunjungan, tapi mereka tetap mengikuti aturan keimigrasian. Warga Gedong yang sudah jadi WNA baik di Taiwan maupun Hongkong tersebut, saya lihat belum kelihatan ada di rumah keluarganya, mungkin belum sampai, biasanya kalau sudah sampai, biasanya kami tahu, cuma tadi belum kelihatan," jelas Amen.

Penulis: riyadi
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved