Rencana Makar Al Khaththath, Bobol Pagar Gedung DPR/MPR hingga Lewat Gorong-gorong

ada beberapa rencana yang telah dipersiapkan soal bagaimana cara mereka bisa masuk ke Gedung DPR/MPR.

Rencana Makar Al Khaththath, Bobol Pagar Gedung DPR/MPR hingga Lewat Gorong-gorong
capture youtube
Setelah menjalani pemeriksaan lebih dari 24 jam, Muhammad Al Khathath serta empat orang lainnya resmi ditahan. Kuasa hukum Muhammad Al Khathath, Achmad Michdan, menyayangkan penahanan Sekjen FUI. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Para tersangka kasus dugaan makar telah memiliki rencana yang matang untuk menggulingkan pemerintah yang sah.

Aksi nekat telah direncanakan para tersangka, yakni Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam, Muhammad al Khaththath, dan empat orang penggerak aksi 313.

Mereka lebih dulu rapat di dua tempat, di kawasan Kalibata Jakarta Selatan dan Menteng Jakarta Pusat.

Polisi menyebut mereka membahas bagaimana rencana untuk menduduki Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan, ada beberapa rencana yang telah dipersiapkan soal bagaimana cara mereka bisa masuk ke Gedung DPR/MPR.

"Ada juga caranya untuk menabrakkan kendaraan truk di pagar belakang DPR. Ada juga tujuh pintu dari hasil rapat itu, gorong-gorong, jalan setapak. Jadi dengan asumsi bahwa kalau semua massa sudah masuk ke Gedung DPR, akan kesulitan didorong keluar. Ini juga ada pemufakatan dan niat," ujar Argo.

Dalam pertemuan itu, menurut polisi, dibahas siapa-siapa saja yang akan melakukan aksi nekat mengkudeta pemerintahan sah lewat rencana aksi lebih besar dari 313 itu.

Bukan hanya Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam, Muhammad Al Khaththath dan empat orang penggerak aksi 313 yang diduga akan melakukan perbuatan makar saja yang memiliki peran dalam rencana aksi lebih besar dari 313 tersebut.

"Dalam pertemuan itu adalah bagian-bagian yang akan dilakukan, kan' perlu juga bukan hanya 5 orang itu saja, kan perlu massa," ujar Argo.

Polisi terus mendalami siapa sebenarnya otak di balik rencana aksi itu.

Halaman
1234
Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved