VIDEO: Asap Hiasi Pekuburan Kemujan Saat Ritual Ceng Beng

Sejak pukul 05.00 WIB, Selasa (4/4/2017) dinihari warga keturunanTionghoa sudah mulai berdatangan ke Pekuburan Kemujan

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sejak pukul 05.00 WIB, Selasa (4/4/2017) dinihari warga keturunanTionghoa sudah mulai berdatangan ke Pekuburan Kemujan di Sungailiat untuk memperingati Ceng Beng.

Mereka mendatangi makam leluhurnya untuk memberikan penghormatan kepada arwah leluhur dengan membawa berbagai makanan, minuman hingga buah-buahan yang disajikan di depan makam leluhur mereka. Jauh-jauh hari sajian ini sudah dipersiapkan oleh pihak keluarga.

Seperti yang dilakukan oleh Keluarga Lian sejak pukul 02.00 WIB mereka sudah mempersiapkan sajian yang akan mereka bawa untuk ritual Cheng Beng.

"Seperti ayam kita masak pagi ini juga biar fresh, lebih segar," ungkap Cece kepada bangkapos.com saat berada di makam kedua orang tuanya.

Diakuinya, Cheng Beng ini merupakan penghormatan kepada arwah leluhur mereka.

"Kalau kakek dan nenek saya sudah sejak hari Minggu kemarin kita datangi sudah 40 tahun dimakamkan di sini. Kalau ibu saya baru 100 harinya meninggalnya. Ini sudah hari terakhirnya puncak Cheng Beng," jelas Cece bersama keluarga di depan makam ayah dan ibunya.

Pada perayaan Cheng Beng ini sanak keluarga mereka dari perantauan pulang ke Bangka untuk mengunjungi makam leluhur mereka. Perayaan Cheng Beng ini juga menjadi ajang silaturahmi antar keluarga dimana keluarga besar mereka berkumpul.

Namun ia menilai pada puncak Perayaan Cheng Beng tahun ini lebih sepi dibandingkan tahun kemarin. Biasa di areal pemakaman Kemujan Sungailiat terjadi kemacetan tapi pada hari ini situasi lalu lintas kendati cukup ramai tapi berjalan dengan lancar.

"Ramenya hari Minggu lalu orang udah pada datang, Seninnya sebagian sudah pulang karena mau kerja. Kalau sekarang kurang begitu ramai," kata Cece.

Suasana Kuburan Kemujan Sungailiat tampak dipenuhi asap bakar garu maupun kertas doa yang dibakar. Beberapa warga juga memasang petasan untuk memeriahkan Ritual Cheng Beng.

Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help