BangkaPos/

MotoGP

Aturan Baru di GP Argentina, Ganti Ban Pebalap Wajib Melakukan Pit Stop

Salah satu perubahan penting yang harus dijalani pebalap adalah kewajiban melakukan flag-to-flag

Aturan Baru di GP Argentina, Ganti Ban Pebalap Wajib Melakukan Pit Stop
MOTOGP.COM
Pebalap Repsol Honda Marc Marquez (kanan), bercanda dengan pebalap Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, di konferensi pers menjelang GP Argentina di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Kamis (31/3/2016). 

BANGKAPOS.COM - Balapan MotoGP Argentina digelar tidak biasa pada penyelenggaraan tahun 2016 lalu.

Saat itu, balapan di sana mengharuskan para pebalap untuk melakukan pit-stop. Ini terkait dengan kondisi cuaca dan ban yang dipakai yang cepat aus.

Musim lalu, pada balapan Argentina yang dimenangkan oleh Marc Marquez, Race Direction menerapkan peraturan unik khusus untuk balapan GP Argentina di Autodromo Termas de Rio Hondo.

Hal ini diputuskan pada April tahun lalu dengan pertimbangan utama demi keselamatan pebalap, menyusul adanya masalah pada ban belakang.

Salah satu perubahan penting yang harus dijalani pebalap adalah kewajiban melakukan flag-to-flag atau  pit stop untuk berganti motor dengan ban baru.

Balapan juga dikurangi menjadi 20 putaran dari rencana awal 25 lap.Jika balapan dimulai di lintasan kering:

Pebalap harus berganti motor dengan ban baru pada akhir lap ke-9, atau ke-10, atau ke-11.

Jika hujan turun dan Race Direction menilai balapan jadi berbahaya, bendera merah akan dikibarkan dan pebalap harus masuk pit.

Jika balapan dimulai di lintasan basah:  Pebalap boleh masuk ke pit untuk berganti mesin dengan ban baru hanya setelah akhir lap ke-9.

Hasil balapan saat itu, Marquez finis pertama, Valentino Rossi Kedua, dan Dani Pedrosa di peringkat Ketiga.

Apakah balapan akhir pekan ini kembali akan ada pit-stop? Kita lihat saja perkembangan terkini jelang hari balapan.

Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help