Sang Kakek Menyesal Tak Ajak Cucu ke Pasar Sebelum Tewas

Airmata sang kakek tak sengaja menetes, saat mendengar cerita sang nenek.

Sang Kakek Menyesal Tak Ajak Cucu ke Pasar Sebelum Tewas
Bangkapos/Fery Laskari
HNSI Bangka berhasil menggalang dana sebesar Rp 9 juta dari berbagai donatur. Uang tersebut, Rabu (5/4/2017) diserahkan kepada keluarga korban Kolong Tengkorak. Tampak keluarga korban beralamat di Tanah Hongkong Nelayan II Sungailiat menerima bantuan. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Sama seperti Herlina, Firman sang kakek korban, Elwiransyah juga tampak bersedih.

Airmata sang kakek tak sengaja menetes, saat mendengar cerita sang nenek.

"Dari kecil dia (Elwiransyah) dekat sama kami, selaku kakek dan neneknya," kata Firman, sesenggukan, menahan tangis, saat becerita pada Bangka Pos Group dan HNSI Bangka, Rabu (5/4/2017) di rumah duka, Tanah Hongkong Lingkungan Nelayan II Sungailiat Bangka.
.
Satu hal yang disesalkan Firman, sebelum kejadian, cucunya, Elwiransyah minta diajak pergi ke pasar. Namun sang kakek menolaknya.

"Sebelum kejadiian, saya mau ke pasar, dia mau ikut. Tapi saya tidak ajak. Itulah yang jadi penyesalan saya, kenapa tidak ajak dia ke pasar waktu itu," kenang Firman.

Karena tak diajak ke pasar oleh kakek, Elwiransyah akhirnya pergi ke Kolong Tengkorak bersama Syaiful Bahri, dan teman-teman sebaya lainnya.

"Ternyata dia main ke Kolong Tengkorak dan meningal dunia disana," sesal kakek.

Kakek dan nenek ini, merasa belum siap melepas kepergioan sang cucu. Elwiransyah bagi mereka pergi begitu cepat.

"Sebenarnya Elwiransyah itu bisa berenang. Sedangkan Syaiful, tidak bisa. Mungkin waktu kejadian, Elwiransyah berusaha menolong Syaiful, hingga akhirnya tenggelam bersama," tambah sang nenek menyebut, posisi keduanya saat ditemukan dalam keadaan berpelukan.

Sebelumnya disebutkan Kolong Tengkorak Lingkungan Nelayan Sungailiat Bangka menelan korban. Dua bocah tewas tenggelam saat berenang di perairan itu, Sabtu (1/4/2017) petang.

Korban masing-masing Elwiransyah (13) dan Syaiful (9), keduanya pelajar, Warga Tanah Hongkong Lingkungan Nelayan II Sungailiat Bangka.

Kedua jenazah korban sempat satu malam disemayamkan di rumah duka di Tanah Hongkong Lingkungan Nelayan II Sungailiat. Setelah itu, keesokan harinya, jenazah korban dikebumikan.

Penulis: ferylaskari
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved