Babel Terancam Bangkrut, Bambang Sarankan Pemprov Babel Harus Hemat

"Rasanya sulit untuk meminta tambahan DAU kepada pemerintah pusat dengan munculnya arahan presiden tersebut,"

Babel Terancam Bangkrut, Bambang Sarankan Pemprov Babel Harus Hemat
net
ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA,  -- Analis Kebijakan Publik Bangka Belitung, Bambang Ari Satria mengaku terkejut dengan pemberitaan di harian lokal, Rabu (5/4/17) terkait pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terancam bangkrut.

Hal itu dikarenakan keuangan Pemprov Babel tahun 2017 dalam keadaan tidak stabil.

Pemprov berdalih masuknya 2.172 pegawai dari kabupaten/kota ke provinsi akibat pengalihan kewenangan di bidang pendidikan menengah, petambangan, dan kehutanan menjadi penyumbang keuangan tak stabil tersebut.

Bambang mengemukakan, jika dilihat struktur anggaran yang ada di Pemprov Babel tahun 2017 berdasarkan Perda Nomor 19 Tahun 2016 tentang APBD Babel 2017, memang terjadi defisit anggaran yang cukup besar yakni 310 Miliar.

Masuknya 2.172 pegawai kabupaten/kota ke provinsi memang merupakan salah satu faktor, namun kalau disisir secara dalam item per item ternyata banyak penyebab keuangan pemprov tidak stabil.

Upaya pemprov dengan meminta tambahan DAU (Dana Alokasi Umum) dari pemerintah pusat untuk mengatasi keuangan tidak stabil tersebut tampaknya sulit untuk direalisasikan.

Apalagi, pada 4 April 2017 yang lalu Presiden mengeluarkan 9 arahan terkait desain belanja yang dilakukan oleh kementerian, lembaga dan pemerintah daerah.

Arahan nomor tujuh Presiden menyebutkan, terkait dengan pembangunan daerah, Presiden meminta kepada pemerintah daerah untuk mengantisipasi perubahan DAU yang diberikan tiap tahunnya.

Sebab, dalam menentukan besaran DAU yang diberikan, pemerintah akan memulai menggunakan formula dinamis sesuai dengan jumlah pendapatan. Jika pendapatan negara turun, otomatis DAU ikut turun.

Di beberapa media nasional pun, Presiden mengajak seluruh lembaga agar mengencangkan ikat pinggang dalam tahun anggaran 2017 dan 2018.

Halaman
123
Penulis: Dody
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved