Paman Kalungi Leher dua Keponakannya dengan Parang, Ibunya Ditusuk Hingga Tercebur ke Laut

Door..dorr! Bunyi letusan pistol terdengar saat polisi melumpuhkan Vulla, pelaku penyanderaan dua balita keponakannya sendiri

Paman Kalungi Leher dua Keponakannya dengan Parang, Ibunya Ditusuk Hingga Tercebur ke Laut
TRIBUNKALTIM.CO/JUNISAH
Anggota Polisi dari Polres Tarakan berusaha membujuk Vulla yang ada di dalam rumah untuk membebaskan dua sandera balita di Jalan Gajah Mada RT 1 Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Selasa (4/4/2017). 

Selama dua jam melakukan pendekatan, Vulla juga tidak mau melepaskan dua bocah itu.

Bahkan polisi yang dibantu anggota TNI terus membujuk Vulla, karena melihat Fazri yang berada di dekapan Vulla mengalami luka di bagian lengan dan perut.

Baca: Woow, Besarnya Payudara Barbie Indonesia Cuma Karena Takut Tersaingi

Barbie Indonesia.
Barbie Indonesia. (Instagram)

Karena kondisi membahayakan sang bocah, polisi pun mengambil langkah untuk melumpuhkan Vulla.

Tembakan mengenai bagian badan Vulla hingga akhirnya meninggal.

Peristiwa penyenderaan paman terhadap kedua keponakan yang masih kecil-kecil bermula sekitar pukul 12.00 Wita.

Saat itu Ernawati menegur Vulla agar ganti baju supaya tidak sakit.

Baca: Kisah Gadis Korban Pencabulan, Trauma, Gemetaran Takut Dengar Nama Pelakunya

Bukannya ganti baju, usai ditegur Vulla malah masuk ke dapur mengambil pisau.

Tidak lama kemudian, tiba-tiba pisau yang dia dibawa diarahkan ke Ernawati yang sedang menidurkan kedua anaknya di kamar.

Halaman
1234
Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help