Paman Kalungi Leher dua Keponakannya dengan Parang, Ibunya Ditusuk Hingga Tercebur ke Laut

Door..dorr! Bunyi letusan pistol terdengar saat polisi melumpuhkan Vulla, pelaku penyanderaan dua balita keponakannya sendiri

Paman Kalungi Leher dua Keponakannya dengan Parang, Ibunya Ditusuk Hingga Tercebur ke Laut
TRIBUNKALTIM.CO/JUNISAH
Anggota Polisi dari Polres Tarakan berusaha membujuk Vulla yang ada di dalam rumah untuk membebaskan dua sandera balita di Jalan Gajah Mada RT 1 Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Selasa (4/4/2017). 

Sementara itu, seorang tetangga yang namanya enggan disebutkan menuturkan, pisau yang digunakan untuk menusuk Ernawati sempat diambil para tetangga.

Namun, saat Vulla akan diamankan, ternyata ia langsung masuk ke rumah dan lari ke kamar.

Dia menyandera dua keponakannya yang berada di dalam kamar menggunakan sebilah parang.

"Tetangga di sini sudah mau mengamankan Vulla. Eh ternyata Vulla malah menyandera keponakannya menggunakan sebilah parang," katanya.

Tragisnya, parang yang dipegang Vulla diarahkan di leher salah satu keponakannya bernama Fazri.

"Melihat ini mana ada yang berani, karena tetangga takut kalau Vulla melukai keponakannya," ujarnya.

Ia melihat ada tiga luka tusukan yang diderita Ernawati, yaitu bagian lengan, dada dan paha kiri.

"Saya lihat lukanya, ngeri sekali karena banyak darah keluar. Baju saya ini tadi penuh darah dan lantai rumah saya tuh masih ada bercak darahnya Ernawati," ucapnya.

Saat peristiwa terjadi banyak warga yang menonton sepanjang jalan menuju gang sempit.

Ada pula masyarakat yang rela sampai naik ke atas tembok untuk melihat penyanderaan yang dilakukan Vulla.

Padahal beberapa kali polisi dan petugas sudah mengusir untuk tidak menyaksikan peristiwa tersebut.

Tapi tidak dipedulikan sebagian masyarakat yang ingin melihat secara dekat peristiwa penyanderaan yang dilakukan paman terhadap kedua keponakannya.

Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved