Pasar Media di Babel Sarat Persaingan, Tetapi Yang Nomor Satu Tetap Bangka Pos

Kompetisi dalam merebut khalayak (audience) di pasar media massa Bangka Belitung (Babel) kian sengit

Pasar Media di Babel Sarat Persaingan, Tetapi Yang Nomor Satu Tetap Bangka Pos
IST
POSE -- Dua puluh dua mahasiswa dari Program Studi Agribisnis UBB berfose di depan ruangan percetakkan Bangka Pos, Kamis lalu. Mereka ‘bertandang’ ke media milik KKG ini untuk melaksanakan kuliah praktik lapangan mata kuliah komunikasi. 

PANGKALPINANG, BANGKAPOS --  Kompetisi dalam merebut khalayak (audience)  di pasar media massa Bangka Belitung (Babel) kian sengit, menyusul maraknya muncul sejumlah media cetak (print media) , radio siaran, televisi  dan media online yang berkantor di  wilayah ini.

Khusus  media cetak (print media),  aktif beroperasi  delapan media.  Yaitu Bangka Pos, Pos Belitung, Koran Babel News (BN), Babel Pos, Radar Bangka, Rakyat Pos, Belitung Ekspres dan Laskar Pelangi.

Sedangkan media online, setidaknya ada sembilan. Yakni bangkapos.com. posbelitung.com, babelpos.com, radarbangka.com, rakyatpos.com, suarababel.com, sinarpagi.com,  bangkanews.com dan mediababel.com.

Sementara  radio siaran yang aktif  ‘menyapa’ pendengarnya antara lain Palupi, Sonora, Prima, Motion, SQ, SK, Amuba, Inn Radio, BSM dan Musika (dua terakhir berkantor di Belitung). Khusus stasiun teve ada TV RI Bangka Belitung, TAM TV, Pesona dan Babel TV.

Diketahui media dari Kelompok Kompas Gramedia (KKG) terbanyak.  KKG memiliki tiga media cetak dan dua media online. Yakni Bangka Pos, Babel News (berkantor di Pangkalpinang), Pos Belitung (Tanjungpandan), Bangkapos.com dan Belitungtribunenews.com.

“Itu semua bentuk dari  jawaban  kami  atas  kebutuhan pembaca yang kian  beragam. Terlebih lagi media online.  Media ini jawaban  bagi masyarakat  yang ingin  mengetahui news (berita), ‘views’ (pendapat) dan advertisiment (iklan)  secara mudah dan cepat!,” ujar Wakil Pemimpin Redaksi (Wapimred) Bangka Pos Syarief Dayan dalam sesi tanya-jawab kuliah lapangan 22 mahasiswa Prodi Agribisnis UBB di ruang redaksi Bangka Pos, Kamis lalu.

Dalam kuliah lapangan yang dipimpin Eddy Jajang J Atmaja (dosen pengampu mata kuliah Komunikasi),  menurut Syarief meski  kini  beroperasi media lain dengan pilihan segmen pasar yang sama, tetapi sejauh ini  hemat dia  kelima media KKG itu  tumbuhpesat.

“Harian Pagi Bangka Pos, contohnya.  Tiras atau oplag  dari harian yang didirikan tahun 1999  ini 18.000 eksemplar setiap hari.  Pos Belitung 6.000 eksemplar,  sedangkan koran Babel News  memuat berita  hukum dan kriminalitas 5.000 eksemplar, “ ujar Syarief, didampingi News Manager Dodi Hendriyanto dan Koordinator Liputan Khusus (Korlipsus) Ismet Siregar.

Capaian yang menggembirakan lanjut Syarief dialami  media online bangkapos.com. Setiap hari sekurangnya  30.000 pengunjung yang ‘mengunjungi’ media online ini.  Efeknya bangkapos.com kebanjiran iklan, baik yang diperoleh dari google maupun pemasang iklan dari Babel sendiri.

“Iklan, merupakan sumbangan terbesar dari kelangsungan hidup media kami.  Sebaliknya karena iklan pula maka harga per eksemplar koran kita bisa seperti sekarang. Pemasukkan dari iklan  menyubsidi harga koran,” tukas Syarief, didampingi News Manager Dodi Hendriyanto dan Koordinator Liputan Khusus (Korlipsus) Ismet Siregar.

Halaman
123
Penulis: Dody
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved