Tubuh Bersimbah Darah, Ernawati Terjun ke Laut Berenang Hingga ke Pos Polairud

Melihat kondisi Ernawati yang penuh luka, seorang tukang ojek membantunya mengantar ke rumah sakit.

Tubuh Bersimbah Darah, Ernawati Terjun ke Laut Berenang Hingga ke Pos Polairud
Tribun Kaltim
Ernawati dan anaknya Fazri anaknya menjalani perawatan di ruang Anggrek Lantai III RSUD Tarakan, Rabu (5/4). 

BANGKAPOS.COM -- ERNAWATI, korban yang mengalami luka parah akibat tusukan berkali‑kali di bagian lengan, dada dan paha kiri oleh Fatahulla atau biasa dipanggil Vulla kondisinya berangsur‑angsur membaik.

Ibu dari dua anak balita yang disandera Vulla kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan.

Sebelumnya Ernawati (35) dikabarkan kritis. Saat ditemui Tribun di ruang perawatan RSUD Tarakan, Rabu (5/4), dia telah dipindahkan di ruang perawatan Anggrek No. 311 Lantai III RSUD Tarakan.

Baca: Paman Kalungi Leher dua Keponakannya dengan Parang, Ibunya Ditusuk Hingga Tercebur ke Laut

Di ruang perawatan tersebut, Ernawati terbaring di atas ranjang dengan jarum infus menancap di tangan kanan. Wanita berusia 35 tahun ini dirawat bersama anaknya Fazri (4) yang juga mengalami luka sayat di lengan dan pinggang akibat aksi nekat pamannya sendiri, Vulla.

Fazri terlihat sedang tidur. Sebagian tubuhnya ditutupi selimut. Tangan sebelah kanannya diinfus. Hingga saat ini suami tercintanya belum membesuknya, akrena masih ada di tambak. Dia tidak bisa dihubungi melalui telepon seluler, kemungkinan karena tidak ada sinyal.

Baca: Kisah Gadis Korban Pencabulan, Trauma, Gemetaran Takut Dengar Nama Pelakunya

Kepada Tribun, Ernawati masih merasakan kepalanya pusing. Namun untuk ke kamar mandi ia bisa berjalan sendiri, meskipun masih merasakan perih di bagian paha kirinya, lengan dan dada.

Sambil berbaring Ernawati menceritakan bagaimana awal kejadian ia ditusuk iparnya sendiri. Menurutnya, Vulla sudah lama menaruh dendam atau sakit hati terhadap dirinya. Kemungkinan rasa sakit hati dipendam oleh adik suaminya tersebut.

Dendam ini bermula, ketika dua minggu lalu Vulla yang berada di tambak telepon, bahwa ada saudaranya ingin meminjam beras. Vulla meminta Ernawati meminjamkan dulu berasnya 1 kilogram kepada saudaranya.

Halaman
123
Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help