Polisi Berhasil Lacak Keberadaan Penganiaya Ibu Tiri

Tak terima diamuk anak tirinya, Ratnawati alias Aihua warga Jl Bawean Desa Airuai Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka melapor ke kantor polisi.

Polisi Berhasil Lacak Keberadaan Penganiaya Ibu Tiri
Bangkapos.com/Feri Laskari
Sepeda motor Yamaha Jupiter MX yang dibakar anak tiri diamankan di Mapolsek Pemali, Sabtu (8/4/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tak terima diamuk anak tirinya, Ratnawati alias Aihua (44) warga Jl Bawean Desa Airuai Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka datang melapor ke kantor polisi.

Dalam laporannya Aihua menyebut aksi kriminal ini terjadi di kediamannya pada Rabu (5/4/2017) sekira pukul 15.00 WIB.

"Dalam laporannya, korban menyebutkan bahwa pelakunya adalah anak tirinya sendiri, bernama Yuharis alias Athau," jelas Kapolres Bangka AKBP Johannes Bangun diwakili Kapolsek Pemali Ipda Harry Frizko Kapolsek kepada bangkapos.com, Sabtu (8/4/2017) petang.

Korban melapor karena dipukuli secara bertubi-tubi dan juga diancam pakai parang panjang.

Setelah itu, pelaku membakar motor dan memecahkan kaca mobil di rumah yang dia tempati bersama suami, Jainul Hasan alias Asan (60), ayah kandung pelaku.

"Akibat kejadian itu, korban mengalami luka memar di lengan kiri, sakit di kepala bagian kiri, sakit di bawah telinga kiri. Sedangkan kerugian materi sekitar Rp 6 juta," jelas Kapolsek, mengutip laporan korban.

Berbekal pengaduan ini, Kapolsek bersama anggota turun ke lokasi kejadian (TKP). Di TKP, memang betul ditemukan bukti pengrusakan, berupa bangkai motor yang sudah terbakar, dan kaca mobil Toyota Kijang pecah.

"Kita kumpulkan barang bukti, dan minta keterangan ke para saksi," katanya.

Setelah selesai olah TKP, Kapolsek langsung melakukan penyelidikan bersama anggota, mencari keberadaan pelaku.

Saat didatangi di rumahnya, pelaku tak ada di tempat. Namun polisi tak putus asa, melacak pelarian si anak tiri ini.

"Akhirnya, dalam tempo waktu kurang lebih 1x24 jam, pelaku berhasil kita tangkap, tepatnya pada hari Jumat , tanggal 7 April 2017 sekira Pukul 15.10 WIB, atau sehari setelah korban melapor, "kata Kapolsek.

Tersangka dijerat pasal berlapis, Pasal 187 KUHP tentang, Pasal 351 KUHP dan Pasal 406 KUHP, ancaman 12 tahun penjara.

Penulis: ferylaskari
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved