Tarmizi Jadi Khotib dan Makan Bersama Nganggung Sepintu Sedulang di Payabenua

Seusai melaksanakan sholat Jumat bupati bersama warga menikmati hidangan Nganggung Sepintu Sedulang

Tarmizi Jadi Khotib dan Makan Bersama Nganggung Sepintu Sedulang di Payabenua
Dok: Humas Pemkab Bangka
Bupati Bangka H Tarmizi Saat bersama warga menikmati hidangan Nganggung Sepintu Sedulang yang disiapkan warga Desa Payabenua, Jumat (14/4/2017) di Masjid Nurul Iman.

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Bupati Bangka, H Tarmizi Saat, melakukan silahturahmi dengan warga Payabenua, Kecamatan Mendobarat, Jumát (14/4/2017) di Masjid Nurul Iman Payebenua.

Pada kesempatan itu ia juga menjadi khotib dan memberikan khutbah Jumat kepada jamaah yang memadati Masjid Nurul Iman untuk mengikuti sholat Jumat berjamaah.

Seusai melaksanakan sholat Jumat bupati bersama warga menikmati hidangan Nganggung Sepintu Sedulang yang disiapkan warga Desa Payabenua.

Kehadiran bupati ini Asisten Pemerintahan dan Kesra, Arman, Kabag Kesra, H Rahmani, dan Kabag Humas, Boy Yandra, langsung mendengarkan aspirasi warga, alim ulama, tokoh masyarakat, dan pemuda desa Payabenua seputaran permasalahan pembangunan jalan, lampu jalan, dan pembangunan lainnya.

Tarmizi mengatakan dirinya mengucapkan syukur kepada Allah SWT dan terima kasih kepada alim ulama dan warga masyarakat yang telah mendoakan dirinya sewaktu sakit selama kurang lebih tujuh bulan.

Untuk itulah, setelah diberi kesehatan dirinya berkomitmen untuk melanjutkan amanah sebagai Bupati Bangka dan akan terus melakukan pembangunan di Kabupaten Bangka.

Untuk di Desa Payabenua, pada tahun 2017 ini akan dibangun jalan TMMD antara Payabenua-Petaling karena memang di Penagan sudah ada puskesmas rawat inap sehingga akses jalan harus dipermudah serta untuk penyelesaian pembangunan masjid Payabenua harus diselesaikan.

"Kalau selama ini menjadi bupati ada kesalahan, saya meminta maaf dan memohon ampun kepada Allah SWT. Kalau ada yang baik itu adalah untuk masyarakat dan saya bertanggungjawab kepada diri sendiri, kepada masyarakat, dan kepala Allah SWT. Saya telah merasakan bagaimana mengemban amanah menjadi bupati empat tahun, sekda tujuh tahun dan sebagai pegawai negeri hampir 30 tahun," ungkap Tarmizi.

Saat berdialog dengan alim ulama, tokoh masyarakat dan warga di Masjid Nurul Iman tersebut, ia menjawab beberapa pertanyaan seputar permasalahan pembangunan seperti penerangan jalan, harga karet dan bidang pertanian lainnya seperti lada.

Penulis: nurhayati
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help