Ketahui Kapan Harus Konsumsi Anti Biotik, Ini Penjelasan dr Riana

antibiotik menurutnya seringkali disalahgunakan oleh masyarakat bahkan menjadikannya sebagai obat wajib

Ketahui Kapan Harus Konsumsi Anti Biotik, Ini Penjelasan dr Riana
Bangkapos/Ryan Agusta
dr Riana N Sianturi

Laporan wartawan Bangka Pos, Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Antibiotik berasal dari dua kata Yunani yaitu anti yang berarti “melawan” dan bios yang berarti “hidup”.

"Jadi antibiotik adalah obat yang berasal dari seluruh atau bagian tertentu mikroorganisme dan digunakan untuk mengobati infeksi bakteri dan tidak efektif untuk melawan virus," kata dr Riana N Sianturi ditemui bangkapos.com di sela-sela kesibukannya di RSUD Depati Hamzah, Kota Pangkalpinang, Senin (17/4/2017).

Meski begitu dokter muda ini menegaskan jika dewasa ini antibiotik menurutnya seringkali disalahgunakan oleh masyarakat bahkan menjadikannya sebagai obat wajib untuk semua penyakit.

"Beberapa diantaranya meminum antibiotik hanya karena demam atau merasa gejala flu saja, padahal kondisi tersebut bisa saja karena daya tahan tubuh yang sedang turun karena kelelahan ataupun karena virus yang bisa sembuh dengan sendirinya atau disebut self limiting disease," terangnya.

Namun sebaliknya hal itu justru menurut ia akan membuat banyak kuman menjadi resisten terhadap antibiotik.

"Menurut data WHO (2014--red) kekebalan terhadap antibiotik terjadi hampir di setiap wilayah dunia terutama yang mengakibatkan ancaman kesehatan global bagi kesehatan masyarakat," terang alumni UKI Jakarta itu lagi.

Kondisi ini merujuk pada penyalahgunaan antibiotik, lantaran salah satunya dikarenakan kurangnya pengetahuan masyarakat akan cara penggunaan dan bahaya yang ditimbulkan jika salah menggunakan.

"Ketidaktepatan dan ketidakrasionalan penggunaan antibiotik inilah yang meningkatkan angka kekebalan terhadap antibiotik akibatnya terjadi peningkatan biaya terkait dengan lamanya kesembuhan penyakit dan waktu yang terbuang serta efek samping yang potensial berbahaya bagi tubuh," ujarnya.

Diterangkanya lebih jauh, menurut Riset Kesehatan Dasar 2013, sekitar 86,1% rumah tangga di Indonesia menyimpan antibiotik tanpa resep dokter.

Halaman
123
Penulis: ryan augusta
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved