BangkaPos/

Usai Mbah Fanani Pergi, Mengejutkan, Tak Ada Angin Atau Hujan, Ini yang Terjadi pada Tendanya

Asal usul Mbah Fanani, pertapa yang telah belasan tahun menetap di gunung Dieng masih menjadi misteri

Usai Mbah Fanani Pergi, Mengejutkan, Tak Ada Angin Atau Hujan, Ini yang Terjadi pada Tendanya
tribun jateng
Mbah Fanani 

BANGKAPOS.COM--Asal usul Mbah Fanani, pertapa yang telah belasan tahun menetap di gunung Dieng masih menjadi misteri.

Tidak ada satu pun warga Dieng Kulon, Batur yang mengetahui latar belakang orang tua tersebut.

Kepala Desa Dieng Kulon Slamet Budiono mengatakan, warga hanya mendengar informasi dari orang yang mengaku sebagai keluarganya dari Cirebon.

Secara berkala, orang yang mengaku keluarga Mbah Fanani dari Cirebon itu berkunjung ke Dieng untuk menjumpai Mbah Fanani.

"Tidak ada yang tahu asal usulnya, sebab dia tidak bisa diajak komunikasi,"katanya, Jumat (14/4/2017).

Meski tak jelas asal usulnya, keberadaan Mbah Fanani di gubung sederhana itu nyatanya mendapatkan perhatian banyak pihak.

Slamet mengungkapkan, tenda itu selama ini banyak dikunjungi orang yang ingin sowan ke Mbah Fanani.

Mbah Fanani, Pertapa Belasan Tahun di Gunung Dieng
Mbah Fanani, Pertapa Belasan Tahun di Gunung Dieng ()

Yang mengherankan, kata Slamet, tamu Mbah Fanani sebagian di antaranya berlatar belakang orang penting.

Selain pejabat, sejumlah habib dan kiai disebutnya pernah berkunjung ke gubug Mbah Fanani.

"Ada kiai tersohor dari Yogyakarta juga pernah ke situ. Cuma kami tidak tahu mereka kepentingannya apa,"katanya

Halaman
123
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help