BangkaPos/

Dua Wanita Ini Nekat Bakar Satu Keluarga

Sebelum membunuh Marita dan keluarganya, Cari dan Jaya tiga kali melakukan percobaan pembakaran terhadap rumah korban.

Dua Wanita Ini Nekat Bakar Satu Keluarga
Tribun-Medan.com/Array
Petugas memboyong dua jenazah dari lokasi kebakaran, Rabu (5/4/2017). 

BANGKAPOS.COM, MEDAN - Cari Muli Ginting dan Jaya Mita Ginting ternyata sudah sering melakukan intimidasi terhadap mendiang Marita Sinuhaji.

Sebelum membunuh Marita dan keluarganya, Cari dan Jaya tiga kali melakukan percobaan pembakaran terhadap rumah korban di Jl Lau Cih Kuta, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Medan Tuntungan, Sumut.

"Motif pembakaran ini yakni antara perencanaan dengan korban ada hubungan jual beli tanah. Karena belum lunas, kemudian perencana yang juga penjual tanah berusaha mengusir korban," ungkap Kapolda Sumut, Irjen Rycko Amelza Dahniel, Selasa (18/4/2017).

Baca: Otak Pembakaran Satu Keluarga Ini Juga Keluarga Sendiri Mirip Kasus Andi Lala

Karena korban tak mau pergi dari rumah yang telah dibelinya, pelaku kemudian terus-terusan meneror keluarga mendiang Marita.

Buntutnya, pada 5 April, dilakukanlah pembakaran yang menewaskan satu keluarga tersebut.

"Setelah tanah dijual, mungkin perencana berpikir, bahwa lokasi tanah yang dijualnya itu strategis. Sehingga ada niat tersangka kembali menguasai tanah yang kini dimiliki korban," ungkap Rycko.

Baca: Andi Lala Sudah Berniat Habisi Bocah Kinara, tapi Tuhan Berkehendak Lain

Dari keterangan para tersangka, pembunuhan dengan cara pembakaran ini telah direncanakan satu bulan lebih.

Saat eksekusi, para tersangka lebih dulu berkumpul di tanah kosong yang berjarak 500 meter dari rumah korban.

"Ketika kami melakukan penyisiran, kami temukan botol bekas berisi bensin. Bahan bakar itulah yang digunakan para pelaku untuk membakar seluruh rumah korban," ungkap jendral bintang dua ini.

(Ray/tribun-medan.com)

Baca: Bu Dokter Digerebek Lagi Gituan, Selingkuhan Bersimbah Darah Diparangi Suami

Ilustrasi
Ilustrasi (net)
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help