Ikan Penuh Mitos Itu Hanya Ada di Perairan Babel dan Balikpapan, Ada Sangsi Menangkapnya

Masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung harus bangga lantaran masih memiliki harta karun hewan langka sarat mitos

Ikan Penuh Mitos Itu Hanya Ada di Perairan Babel dan Balikpapan, Ada Sangsi Menangkapnya
dok Yayasan GML
Anggota Yayasan Gunung Mangkol Lestari dan Animal Lover Bangka Island saat membawa ikan duyung menggunakan mobil untuk dibawa keperarian lepas di Kurau Bangka Tengah Senin (17/4/2017) malam. 

BANGKAPOS.COM--Masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung harus bangga lantaran masih memiliki harta karun hewan langka sarat mitos yaitu ikan duyung.

Guru Besar Oseanografi dan Geomatika Laut Universitas Bangka Belitung, Prof. Dr. Ir. Agus Hartoko menjelaskan perairan Bangka Belitung menjadi habitat beberapa ikan langka dan dilindungi, seperti Ikan dugong-dugong atau ikan duyung yang beberapa waktu lalu sempat ditemukan Nelayan Kurau.

Agus yang juga wakil rektor II UBB menyayangkan adanya penangkapan ikan mamalia yang bertulang belakang itu. Ia menyatakan saat ini populasi ikan duyung ini sangat langka dan hanya ada di perairan Babel dan Balikpapan di Delta Mahakam, pasalnya ikan ini hanya bisa hidup di perairan dangkal.

Baca: Gara-gara Teguran, Dagong Tewas Disabet Parang Putra

"Ikan duyung secara alamilah hidup di perairan dangkal, ini hanya ada di Babel dan Balik Papan di Delta Mahakam karena tempatnya subur. Perairan Babel subuh karena mendapat pasokan air dari natuna, selat malaka, sampai kampar, dan ikan duyung hanya ada di daerah tropis," kata Agus kepada Bangka Pos, Rabu (19/4).

Ia menjelaskan ikan duyung yang tertangkap nelayan di Kurau, merupakan ikan yang terperangkap saat mencari makanan. Ia mengatakan ikan dugong-dugong merupakan mamalia yang hidup di muara dengan kedalaman 5-10 meter.

Ikan dengan berat sampai dengan 100 kg ini, merupakan ikan yang pergerakannya lambat dan mudah tertangkap.

Nelayan Kurau Bawa Ikan Duyung ke Darat
Nelayan Kurau Bawa Ikan Duyung ke Darat (bangkapos.com/Riski Yuliandri)

"Tertangkap di Kurau itu terjebak karena muaranya, sebetulnya mencari makan, habitat aslinya itu di selat bangka, bangka selatan, utaranya Belitung, hidyp di muara estuari yang merupakan pertemuan darat dan laut kadang terperangkap di sanitas rendah," jelasnya.

Lanjutnya, faktor lain yang menyebabkan ikan duyung masih ada di perairan Babel ialah ketersediaan makanannya. Ikan duyung merupakan herbivora pemakan
jenis makro alga Enhalus. Jenis makro ini hanya ada di laut yang berpasir dan belum tercemar.

"Dia biasanya 5-10 meter, sedangkan makanannya 1-2 meter saja. Ini kan di perairan dangkal, karena makanannya padang lamun, terutama jenis makro alga : Enhalus. S.p. Secara alamiah makanannya ini ditemukan di tempat berpasir yang belum tercemar, ini ada di Delta Mahakam dan di Babel," katanya.

Halaman
1234
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved