BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Pengiriman Pasir Kuasa CV DS di Pelabuhan Tuing Dipertanyakan

Pihak CV Dersan Sungailiat Bangka (DSB) mempertanyakan aktifitas pengiriman pasir kuarsa yang dilakukan oleh CV Dersan Silica (DS)

Pengiriman Pasir Kuasa CV DS di Pelabuhan Tuing Dipertanyakan
IST
Aktifitas tongkang milik CV DS di kawasan Pelabuhan Tuing.

Laporan Wartawan Bangka Pos, Deddy Marjaya

TRiBUNNEWS.COM, BANGKA -- Pihak CV Dersan Sungailiat Bangka (DSB) mempertanyakan aktifitas pengiriman pasir kuarsa yang dilakukan oleh CV Dersan Silica (DS) di Pelabuhan Tuing Kecamatan Riausilip Kabupaten Bangka.

Ini disampaikan oleh Hery Abun, Direktur PT DSB Kamis (20/4/2017) kepada wartawan di Pangkalpinang.

Menurut Hery saat ini tongkang yang digunakan oleh CV DS sudah memuat pasir kuarsa dan siapp berangkat.

Ini untuk kedua kalinnya setelah sebelumnya pada bulan Maret juga mengirim pasir kuarsa ke luar Bangka Belitung 1 tongkang.

"Yang kita pertanyakan mana izin mereka kita saja yang lengkap izinnya tersisa izin dari Kemeentrian Kehutanan tidak mau melakukan pengiriman kok mereka bisa harusnya pihak terkait bertindak," kata Hery Abun

Hery Abun menambahkan bahwa pihak CV DS mengambil pasri kuarsa ditepi dermaga yang merupakan milik PT DSB bukan dari lokasi IUP mereka.

Hal ini juga akan diperkarakan oleh pihak PT DSB.

Selain itu dermaga tongkang yang digunakan juga merupakan dibawah naungan PT DSB.
Pihak PT DSB belum melakukan kegiatan pengiriman karena belum memiliki izin dari Kementerian Kehutanan terkait penggunaan dermaga dikawasan hutan yang izinnya sedang dalam proses.
Sementara pihaknya memiliki IUP dan rekomendasi dari pemerintah daerah Bupati Bangka dan Gubernur Babel.

"Owner kita dalam waktu dekat akan mengambil langkah hukum terkait pengambilan stok pasir milik PT DSB oleh pihak CV DS saya tegaskan kami tidak mau mengirim pasir kuarsa sebelum semuanya beres walaupun hanya tinggal izin kementerian Kehutanan," kata Hery Abun.

Halaman
12
Penulis: deddy_marjaya
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help