BangkaPos/
Home »

News

» Jakarta

Pria Ini Dianggap Dibalik Kekalahan Ahok-Djarot, yang Dilakukannya Bikin Heboh se-Indonesia

Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat kalah dalam pemungutan suara berdasarkan hitung cepat

Pria Ini Dianggap Dibalik Kekalahan Ahok-Djarot, yang Dilakukannya Bikin Heboh se-Indonesia
Repro/Kompas TV
Buni Yani usai mengikuti sidang gugatan praperadilan dirinya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (13/12/2016). Buni Yani menggugat statusnya sebagai tersangka penyebaran kebencian berdasarkan suku, agama, ras, dan antar golongan atau SARA. 

BANGKAPOS.COM - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode tahun 2017 hingga 2022 nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat kalah dalam pemungutan suara.

Hasil ini diketahui berdasarkan hasil hitung cepat (quick count).

Quick count yang digelar Penelitian dan Pengembangan Harian Kompas hasilnya menunjukkan pasangan Basuki alias Ahok dan Djarot hanya meraih 42 persen suara.

Sementara, pasangan nomor urut tiga, Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno meraih 58 persen suara.

Selisih suara mereka mencapai 16 persen.

Kekalahan pasangan Ahok dan Djarot sekaligus petahana tak lepas dari sejumlah blunder Ahok, antara lain soal 'Dibohongi pakai Al Maidah ayat 51.'

Blunder tersebut berawal dari pidato Ahok saat program panen ikan di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara.

Dalam pernyataannya di Pulau Pramuka, Ahok mengatakan, "... Kan bisa saja dalam hati kecil, bapak, ibu enggak bisa pilih saya karena dibohongi pakai surat Al Maidah 51 macam-macam itu. Itu hak bapak, ibu."

Pernyataan Ahok tersebut kemudian menjadi viral karena rekamannya beredar melalui media sosial, satu di antaranya dari akun Buni Yani pada Facebook.

Pemilik akun, Buni Yani diketahui sebagai satu di antara netizen pertama yang mengunggah video itu pada media sosial, namun hanya potongannya atau tak utuh.

Halaman
123
Editor: Alza Munzi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help