Latif Heran, Penyidik Tanyakan Dana Gula Kopi Terkait Dugaan Korupsi di DPRD Pangkalpinang

Saat diperiksa oleh tim Pidsus Kejari Pangkalpinang menurut cerita staf saya jika dirinya ditanya seputar penggunaan anggaran

Latif Heran, Penyidik Tanyakan Dana Gula Kopi Terkait Dugaan Korupsi di DPRD Pangkalpinang
Bangkapos/Ryan Agusta
Sekretaris DPRD Kota Pangkalpinang, M Latif Pribadi

Laporan wartawan Bangka Pos, Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Sekretaris DPRD Kota Pangkalpinang, Latif Pribadi akhirnya 'blak-blakan' bicara soal permasalahan yang sedang terjadi saat ini di lingkungan sekretariat hingga menyeret sedikitnya 4 orang staf dan bawahannya belum lama ini.

Mereka menjalani pemeriksaan oleh pihak Kejaksaan Negeri Pangkalpinang terkait dugaa korupsi anggaran di Sekretariat DPRD Pangkalpinang.

"Saat diperiksa oleh tim Pidsus Kejari Pangkalpinang menurut cerita staf saya jika dirinya ditanya seputar penggunaan anggaran di sekretariat DPRD Kota Pangkalpinang," kata Latif ditemui di gedung DPRD Kota Pangkalpinang, Jumat (21/4/2017).

Dia heran, tim Pidsus Kejari Pangkalpinang malah jaksa penyidik sempat menanyakan seputar penggunaan dana gula dan kopi saat memeriksa sejumlah stafnya baru-baru ini.

"Masalah anggaran kopi untuk di lingkungan sekretariat dewan termasuk kopi untuk anggota dewan di sini (DPRD Kota Pangkalpinang--red)," terangnya.

Ia menambahkan total anggaran di sekretariat DPRD Kota Pangkalpinang pada tahun dimaksud (2016) menurutnya justru relatif besar yakni senilai Rp 28 milyar.

"Total Rp 28 M itu termasuk anggaran gaji honorer berikut anggaran SPPD anggota dewan di sini pada tahun 2016 itu," tegasnya. (rap)

Penulis: ryan augusta
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved