BangkaPos/
Home »

Seleb

» Gosipi

Mbah Mijan Punya Julukan Baru 'Dukun PHP'

Mbah Mijan ramai diserbu netizen setelah calon pasangan gubernur jagoannya kalah dalam pilkada DKI Jakarta.

Mbah Mijan Punya Julukan Baru 'Dukun PHP'
Mbah Mijan 

2. Kebijakan Tak Pro Rakyat

Akibat kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang dinilai tak pro kepada rakyat.

Kebijakan tersebut, antara lain berupa penertiban kawasan pemukiman dan reklamasi di pantai Jakarta Utara.

3. Sentimen Anti-Ahok

Faktor sentimen anti-Ahok karena kapitalisasi isu agama dan primordial.

Ahok dianggap tak pas untuk memimpin pemerintahan DKI Jakarta karena bukan pemeluk agama yang mayoritas dipeluk warga DKI Jakarta.

Berdasarkan asil riset LSI Denny JA, sekitar 40 persen pemilih yang beragama Islam di DKI Jakarta tidak bersedia dipimpin oleh Ahok yang non-Muslim.

Mereka berupaya keras agar Ahok kalah dan tidak memimpin lagi DKI Jakarta.

Selain itu, dia juga berasal dari kelompok etnis minoritas.

4. Kasar dan Arogan

Karakter Ahok yang kasar dan arogan.

Sikap mantan Bupati Belitung Timur itu dianggap bukan tipe pemimpin yang layak memimpin Jakarta karena omongannya kerap dianggap kasar.

Puncaknya, ketika dia blunder soal ayat suci Alquran.

Belum lagi sikapnya yang dinilai tidak konsisten, suatu ketika mencerca partai politik dan hanya ingin maju lewat jalur independen.

Namun, selanjutnya ia berjuang mencari dukungan partai politik.

5. Kompetitor Baru

Hadirnya kompetitor baru yang menjadikan pemilih memiliki alternatif dalam memilih pemimpin DKI Jakarta.

Pasangan Anies dan Sandiaga, serta pasangan Agus dan Sylviana menjadi alternatif pemilih yang pro maupun kontra Ahok.

Rencana Ahok Bersenang-senang

Dalam kontestasi politik ini, tentu ada pasangan terpilih dan kalah/gagal.

Jika gagal terpilih menjabat gubernur, calon telah memikirkan pekerjaan apa akan dilakukan kembali.

Apakah bakal kembali menjalani pekerjaan seperti sebelumnya atau ada yang lain.

Seperti pernah disampaikan Ahok, sapaan Basuki.

Ahok memilih bakal senang-senang bersama dengan keluarganya sebab selama ini waktu kebersamaan dengan keluarga sangat kurang.

"Saya mau jalan-jalan beli Range Rover, jual tanah. Ngapain lagi kerja sampai malam ngurusin orang. Sama keluarga, bisa jalan-jalan naik Range Rover," ujar Ahok dalam diskusi buku "A Man Called Ahok" di Jakarta, Jumat (20/1/2017).

Ahok mengaku dirinya ikhlas bila tak terpilih lagi untuk memimpin pemerintahan Jakarta dua periode.

Lebih mengejukan, Ahok mengaku ditawari pekerjaan bergaji Rp 250 juta per bulan bila tak gagal menjabat lagi gubernur.

"Ada yang sudah nawarin kok gaji Rp 250 juta per bulan di luar bonus. Mana bisa dapat duit segitu kalau jadi gubernur," ujarnya tertawa.

(Tribun Timur)

Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help