Pencabulan Anak di Babel Paling Meningkat dengan Pelaku Orang Terdekat

Suryati mengatakan sepanjang 2016 pihaknya menerima laporan sebanyak 262 kasus kekerasan anak dan perempuan.

Pencabulan Anak di Babel Paling Meningkat dengan Pelaku Orang Terdekat
BANGKAPOS.COM/KRISYANIDAYATI
Kasi Perlindungan Perempuan Dinas Pemberdayaan Perempuan, perlindungan anak kependudukan, pencatatan dan pengendalian penduduk provinsi Bangka Belitung, Suryati. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dinas Pemberdayaan Perempuan, perlindungan anak kependudukan, pencatatan dan pengendalian penduduk Provinsi Bangka Belitung mencatat terjadi peningkatan 40 persen angka kekerasan anak dan perempuan.

Kasi perlindungan perempuan, Suryati mengatakan sepanjang 2016 pihaknya menerima laporan sebanyak 262 kasus kekerasan anak dan perempuan.

"Tahun 2015 itu 182 kasus, 2016 ini ada 262 kasus, sekitar 40 persen peningkatan, paling banyak itu kasus KDRT 95 kasus," kata Suryati, saat ditemui, Jum'at (21/4).

selain kasus KDRT, kasus pencabulan mengalami peningkatan yang sangat siginifikan. Umumnya anak perempuan berusia 5_10 tahun yang menjadi korban. Pelaku yang melakukan pencabulan ini didominasi oleh keluarga terdekat.

Kabupaten Bangka Barat menjadi kabupaten yang paling rawan terjadinya kekerasan terhadap anak-anak dibawah umur.

"Untuk kasus itu terbanyak di Bangka Barat 66 kasus, kemudian pangkalpinang 63 kasus. Yang jadi perhatian kita itu adalah kasus pencabulan yang meningkat signifikan, dan ini terjadinya di pelosok. Di Bangka Barat itu bisa 3-4 kasus dalam sehari," katanya.

Ia menjelaskan minimnya edukasi tentang seks membuat anak dibawah umur tidak mengetahui, hal yang dilakukan orang terdekat itu salah.

"Anak-anak lima tahun ini kan polos, ditambah orang yang tidak memberitahu, bagian tubuh tidak boleh disentuh orang lain. Ini kan pelakunya ada bapak tiri, tetangga, teman orangtuanya," ujarnya.

Ia mengatakan tak jarang anak-anak yang menjadi korban mengalami trauma yang psikologis yang sulit disembuhkan. Menurutnya, orang tua harus mengerti dan memahami perubahan sikap anak-anaknya.

Halaman
12
Penulis: krisyanidayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help