Semangat Kartini, Jasa Raharja Bayar Klaim Lakalantas Dalam Hitungan Jam

Pelayanan tersebut diberikan kepada ahli waris korban kecelakaan, bernama Dedi M Mutazili, (16 tahun).

Semangat Kartini, Jasa Raharja Bayar Klaim Lakalantas Dalam Hitungan Jam
IST
Ahli waris korban kecelakaan meninggal almarhum Dedi M Mutazili menerima santunan yang diserahkan oleh petugas Jasa Raharja di kamar jenazah RSUD Sungailiat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Khamelia

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini dengan semangatnya Petugas Jasa Raharja Sungailiat, Jasa Raharja Cabang Kepulauan Babel dan Satlantas Polres Bangka memberikan pelayanan prima kepada korban kecelakaan lalu lintas.

Pelayanan tersebut diberikan kepada ahli waris korban kecelakaan, bernama Dedi M Mutazili, (16 tahun).

Korban dirawat di Ruang ICU RSUD Sungailiat dan dinyatakan meninggal dunia pada hari Jum’at, 21 April 2017 pukul 09.50 WIB. Kemudian pada pukul 12.30 WIB santunan telah ditransfer oleh Jasa Raharja ke nomor rekening ahli waris.

“PT Jasa Raharja (Persero) sebagai pelaksana UU Nomor 33 dan 34 tahun 1964 yang memberikan perlindungan dasar terhadap korban kecelakaan penumpang dan kecelakaan lalu lintas jalan mempunyai komitmen memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat,” ujar Petugas Jasa Raharja Sungailiat, Jatu Esthi kepada bangkapos.com, Jumat (21/4).

Dikatakannya dengan semangat PRIME (Proaktif, Ramah, Ikhlas, Mudah, Empati) yang menjadi rohnya, Jasa Raharja telah membuktikan hal tersebut. Dana santunan luka- luka dan meninggal dunia dapat dibayarkan dalam hitungan jam.

“Santunan tersebut sangat dibutuhkan oleh keluarga korban khususnya ahli waris untuk meringankan beban mereka. Sehingga secepat mungkin kami membantu dalam proses pencairan dana santunan tersebut. Dana santunan ini kami berikan dengan cara transfer ke nomor rekening ahli waris tanpa dipungut biaya," ujar Jatu.

Untuk diketahui Dedi M Mutazili mengalami kecelakaan di Jalan Tamansari dalam, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka. Jatu menyebutkan, kecelakaan nahas tersebut terjadi pada hari Sabtu 15 April 2017. Korban pejalan kaki dan tertabrak oleh pengendara sepeda motor.

" Total santunan yang diberikan kepada ahli waris korban adalah Rp 35 juta dengan rincian Rp 10 juta biaya rawatan luka-luka di RSUD Sungailiat, dan Rp 25 juta santunan meninggal dunia," ujarnya.

Nirwana, ibu kandung korban menyatakan sangat terbantu dengan pelayanan dan bantuan yang diberikan Jasa Raharja.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuannya, santunan ini akan digunakan untuk keperluan pemakaman di Palembang, pengajian dan kebutuhan lainnya,” ujar Nirwana.

Penulis: khamelia
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help