Petualangan Pecinta Jip Terjebak Lumpur di Bekas Tambang Timah

Belasan mobil terjebak di lumpur, sebagian baru berhasil dievakuasi, Minggu (23/4/2017) pagi

Petualangan Pecinta Jip Terjebak Lumpur di Bekas Tambang Timah
Istimewa
Jip terjebak lumpur 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Belasan mobil terjebak di lumpur, sebagian baru berhasil dievakuasi, Minggu (23/4/2017) pagi.

Sementara, lainnya tetap merayap melanjutkan perjalanan menembus hutan, jalan terjal berliku di tengah kegelapan malam.

Petualangan pecinta mobil jip ini, Minggu (23/4/2017) siang, masih berlangsung.

Ketua Bangka Jip Club (BJC) Bangka, Taufik Max melalui rillis yang dia kirim, (23/4/2017) siang ke Bangka Pos Group, memastikan medan yang dilintasi BJC, cukup ekstrem.

"Event Adventure Club 4x4 Gathering Bangka ini digelar dua hari dua malam, sejak, Sabtu (22/4/2017) hingga Minggu (23/23/4). Namanya sih boleh fun adventure, ternyata jalur yang dilewati cukup ekstrem," kata Taufik Max.

Perjalanan dimulai dari Kecamatan Merawang Bangka. Awalnya tercatat 27 kendaraan (mobil jip) 4 wheel drive berbagai merek yang tancap gas di garis start.

"Rute yang dituju Belinyu, melewati empat kecamatan sejauh 107,96 Km. Namun apa yang terjadi, dalam perjalanan, mulai daerah Cengel, Phohin, Deniang, banyak jip nyangkut dan hilang malam hari," katanya.

Belasan kendaraan terjebak di aliran air sungai berlumpur, bekas tambang inkonvensional (TI). Kondisi itu. menimbulkan antrian panjang.

Proses evakuasi pun berakhir hingga menjelang shubuh tadi. "Sampai jam tiga dinihari, baru 18 mobil yang bisa keluar lokasi. Kami harus bantu evakuasi, Dan satu mobil, pulangnya terpaksa digendong (angkut mobil lain)," katanya.

Bahkan kata Taufik, ada sembilan orang driver yang memutuskan balik kanan, tak sanggup melanjutkan perjalan karena kondisi rute yang bakal dilalui, sangat berat.

"Belinyu bukanlah tujuan akhir. Perjalanan masih dilanjut ke Sungailiat, siang ini, melewati Airabik, Mapur, Bedukang dan finish di Matras Sungailiat," katanya.

Taufik berharap, offroader yang ikut serta dalam Event Adventure Club4x4 Gathering itu, selamat sampai tujuan. Kegiatan serupa dilakukan guna menjalin kebersamaan, sekaligus mengenal daerah pedalaman.

"Bicara soal offroad di kepulauan Bangka Belitung, tak bisa lepas dari BJC. Karena kita telah eksis sejak sebelas tahun silam. Seabreg cerita sudah kita lalu," katanya.

Penulis: ferylaskari
Editor: Alza Munzi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help