Pedagang Batagor Dapat Rp 2 Juta Setelah Curhat Via SMS dengan Bupati Purwakarta

"Saya curhat sudah tiga tahun di daerah orang lain jualan batagor terus tak punya uang, dan saya minta bantuan ingin pulang ke Majalengka," kata Iip.

Pedagang Batagor Dapat Rp 2 Juta Setelah Curhat Via SMS dengan Bupati Purwakarta
KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHA
Ilustrasi: Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi sedang berbincang mendengar curhatan sang nenek renta berumur 87 di pinggir jalan, Minggu (23/4/2017). 

BANGKAPOS.COM, PURWAKARTA - Iip (30), warga Desa Werasari, Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, mengirim pesan singkat ke call center Dedi Mulyadi yang dilihatnya di akun Facebook milik temannya, Senin (24/4/2017) sore.

Dia mengaku telah tiga tahun berjualan batagor di Surabaya dan tak bisa pulang ke kampung halamannya karena tak memiliki uang untuk mudik.

"Saya nekat saja SMS nomor telepon Pak Dedi di Facebook yang dilihat di HP teman saya."

"Saya curhat sudah tiga tahun di daerah orang lain jualan batagor terus tak punya uang, dan saya minta bantuan ingin pulang ke Majalengka," kata Iip saat dihubungi melalui telepon.

Iip mengatakan, awalnya dia ke Surabaya ikut tetangganya yang sama-sama berjualan batagor.

Namun, tak berselang setahun, ternyata tetangganya sudah pulang kembali ke kampung mereka tanpa bilang-bilang.

Iip pun bertahan di Surabaya dan tetap berjualan batagor milik orang lain.

Tiap hari, dia mengaku hanya mendapat bagian keuntungan Rp 50.000.

"Paling besar sehari saya dapat lima puluh ribu, tapi seringnya saya malah tidak dapat bagian untung karena jualannya kurang laku," ujar dia.

Baca: Yorrys Sebut Setya Novanto Hampir Pasti Jadi Tersangka Kasus e-KTP

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help