Home »

Lokal

» Bangka

Ketua DPRD Lontarkan Kritik Banyak SKPD Tak Hadiri Paripurna LKPJ Bupati

Saya bukan marah cuma memberi masukan, arahan, wajar saya selaku Ketua DPRD, memberikan masukan kepada kawan-kawan SKPD

Ketua DPRD Lontarkan Kritik Banyak SKPD Tak Hadiri Paripurna LKPJ Bupati
Nurhayati/Bangkapos.com
Ketua DPRD Kabupaten Bangka Parulian Napitupulu kepada Wakil Bupati Bangka Rustamsyah ketika menyerahkan rekomendasi dewan terkait LKPJ Bupati Bangka, Selasa (25/4/2017) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bangka. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Ketua DPRD Kabupaten Bangka Parulian Napitupulu mengkritik kalangan birokrat saat sidang paripurna mendengarkan tanggapan DPRD Kabupaten Bangka mengenai Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Bangka Tahun Anggaran 2016, Selasa (25/4/2017) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bangka.

Menurut politisi dari PDIP ini, kalangan SKPD, camat dan lurah yang hadir hanya sedikit.

"Yang hadir hanya beberapa camat, padahal di Kabupaten Bangka ini ada delapan camat, kelurahan juga banyak tapi yang hadir hanya beberapa. Begitu juga SKPD. Padahal rapat paripurna ini pentingan agar Kabupaten Bangka semoga lebih baik," tegas Parulian ketika menutup rapat paripurna, Selasa (25/4/2017) di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Bangka.

Ditanyakan kembali mengenai kritikan yang disampaikannya di rapat paripurna, ia mengatakan hanya memberikan masukan.

"Saya bukan marah cuma memberi masukan, arahan, wajar saya selaku Ketua DPRD, memberikan masukan kepada kawan-kawan SKPD, baik camat maupun lurah karena mereka ini adalah pelaku-pelaku pengguna anggaran. Sedang kita di pengawasan. Yang namanya paripurna seperti ini harusnya mereka mendengarkan langsung bagaimana program mereka yang perlu dilanjuti atau diperbaiki lagi," jelas Parulian.

Menurutnya, jika tidak hadir pada paripurna ini bagaimana bisa menindaklanjuti temuan atau kekurangan pihak eksekutif pada pelaksanaan program tahun 2016 lalu.

Ia tidak kecewa hanya saja kalangan birokrat menurutnya yangt rugi karena tidak bisa mendengarkan langsung apa yang disampaikan dewan.

"Mereka yang kecewa nanti bukan saya," tegas Parulian.

Dia menilai rasa tanggung jawab birokrat ini kurang terhadap tugas yang diemban negara kepada mereka.

Disinggung apakah banyak kalangan jajaran birokrat di Pemkab Bangka tak hadir karena bupati tidak hadir saat rapat paripurna.

"Saya berpikir juga apakah karena wabup yang hadir sehingga mereka tidak hadir. Kalau bupati hadir lebih ramai. Saya juga sempat berpikir itu juga," jawab Parulian.

Seharusnya siapa pun yang hadir SKPD, camat dan para lurah harus hadir.

"Yang bicara itu bukan seorang Rustamsyah, bukan seorang wakil bupati tetapi yang bicara eksekutif dia mewakili bupati dan apa yang disampaikan wakil bupati adalah penyampaian dari bupati. Karena bupati berhalangan ada pertemuan di Kementerian Perhubungan RI jadi diwakili kepada wakil bupati dan wakil bupati menyampaikan isi yang tertera dimandatkan oleh bupati. Jadi jangan dilihat siapa yang hadir tetapi apa yang disampaikan wakil bupati itu karena bentuk perintah juga," tegas Parulian.

Penulis: nurhayati
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help