BangkaPos/

Tumpahan BBM KIP 14 Cemari Laut Tempilang, Nelayan Mengeluh Hasil Berkurang

tumpahan minyak BBM dan oli tersebut cukup banyak dan semakin meluas, sehingga perlu penanganan serius

Tumpahan BBM KIP 14 Cemari Laut Tempilang, Nelayan Mengeluh Hasil Berkurang
Istimewa
KIP 14 PT Timah tenggelam di perairan Tempilang, Bangka Barat, Senin (24/4/2017).

Laporan Wartawan Bangka Pos Anthoni

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sejumlah nelayan mengeluhkan tumpahan minyak BBM dan oli pasca tenggelamnya, KIP 14 di perairan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, beberapa waktu lalu.

Rahmat satu dari perwakilan nelayan mengaku, saat ini area dan wilayah tangkapan ikan nelayan mulai tercemar limbah BBM dan oli KIP 14.

Kondisi ini pun berimbas pada menurunnya hasil tangkapan nelayan setempat.

Selain itu, tumpahan BBM dan oli KIP 14 tersebut, mencemari perairan dan laut Tempilang.

"Pasca tenggelamnya KIP 14, laut kami jadi tercemar karena adanya tumpahan miyak dan oli KIP. Alhsil kondisi ini otomatis membuat hasil tangkapan nelayan menurun drastis," ujar Rahman anggota Kelompok nelayan Bintang Laut Desa Airlitang saat menghubungi bangkapos.com, Rabu (26/4/2017)

Lebih lanjut dikatakan Rahmat, tumpahan minyak BBM dan oli tersebut cukup banyak dan semakin meluas, sehingga perlu penanganan serius agar tidak merusak lingkungan.

" Kami berharap khususnya PT Timah cepat bertindak karena kondisi cukup memprihatinkan dan kalau terus dibiarkan akan merugikan nelayan yang biasa menangkap ikan di perairan tersebut," harapnya.

Penulis: oni
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help