Sandiaga Uno Diguyur Rp 111,6 Miliar Setelah Kalahkan Ahok-Djarot

PT Saratoga Investama Tbk (SRTG) membagikan dividen total dengan nilai Rp 148 per saham kepada Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno Diguyur Rp 111,6 Miliar Setelah Kalahkan Ahok-Djarot
KOMPAS.com/NURSITA SARI
Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mencukur rambut relawan mereka dalam acara perayaan kemenangan Anies Baswedan-Sandi berdasarkan hasil real count KPU DKI Jakarta di Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (24/4/2017). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga S Uno kecipratan Rp 111,6 miliar setelah PT Saratoga Investama Tbk (SRTG) membagikan dividen total dengan nilai Rp 148 per saham.

Sebagai informasi, Sandiaga saat ini memiliki 754.115.429 lembar saham di Saratoga Investama atau setara 27,797 persen dari total saham. Dengan demikian, ia berhak mendapatkan dividen sebesar Rp 111,6 miliar.

Pembagian dividen tahun buku 2016 telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), yang digelar Rabu (26/4/2017).

Dividen total senilai Rp 148 per saham itu terdiri dari dividen interim yang sudah terlebih dahulu dibagikan senilai Rp 61 per saham, dan dividen final senilai Rp 87 per saham.

"RUPST hari ini pemegang saham menyetujui pembayaran dividen final sebesar Rp 235 miliar, atau Rp 87 per saham," kata Direktur Keuangan Saratoga Investama Jerry Go Ngo.

Lebih lanjut dia menjelaskan, perusahaan sebelumnya telah membayarkan dividen interim senilai Rp 165 miliar atau Rp 61 per saham.

Sehingga, untuk tahun buku 2016, total dividen yang dibayarkan Saratoga Investama kepada pemegang saham mencapai Rp 401 miliar.

Jerry juga melaporkan, laba bersih tahun 2016 mencapai Rp 5,67 triliun dengan laba per saham sebesar Rp 2.091 per saham.

Sementara itu, laba bersih tahun 2015 tercatat sebesar Rp 923,4 miliar dengan laba per saham sebesar Rp 340 per saham.

Dengan demikian laba bersih Saratoga Investama tercatat tumbuh 293 persen. Menurut Jerry, pertumbuhan laba bersih ini dikarenakan meningkatnya penghasilan sebesar 22 persen dan turunnya beban sebesar 80 persen.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help