Pembunuhan Sadis, Muka Dosen Dilakban, Tangan dan Kaki Diikat, Lalu Dibuang ke Selokan

Korban masih mengenakan pakaian utuh dan mukanya dilakban, sementara tangan dan kakinya terikat.

Pembunuhan Sadis, Muka Dosen Dilakban, Tangan dan Kaki Diikat, Lalu Dibuang ke Selokan
DOKUMENTASI HUMAS POLSEK SEMARANG TENGAH
Tim gabungan yang dipimpin Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Wiyino Eko Prasetyo, bersama Unit Resmob Polres Banjarnegara menemukan mayat perempuan berusia sekitar 70 tahun di dalam saluran air di tepi jalan raya Lengkong, Dukuh Siaul, Desa Lengkong, Rakit, Banjarnegara, Sabtu (29/4/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Khoirul Muzakki

BANGKAPOS.COM, BANJARNEGARA - Warga Kecamatan Rakit, Banjarnegara, terkejut dengan penemuan mayat wanita di tepi Jalan Raya Lengkong, Sabtu (29/4/2017) siang.

Tim gabungan yang dipimpin Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Wiyino Eko Prasetyo, bersama Unit Resmob Polres Banjarnegara menemukan mayat perempuan berusia sekitar 70 tahun di dalam saluran air di tepi jalan raya Lengkong, Dukuh Siaul, Desa Lengkong, Rakit Banjarnegara.

Penemuan ini hasil pengembangan kasus yang ditangani Tim Reskrim Polrestabes Semarang. Korban diketahui Nanik Tri Mulyani (72), dosen Fakultas Kedokteran Undip.

Satu dari dua tersangka asal Kabupaten Wonosobo lebih dulu ditangkap oleh Tim Reskrim Polrestabes Semarang.

Dari keterangan tersangka tim mendapatkan korban di Banjarnegara.

"Kasus itu ditangani oleh Polrestabes Semarang, kami hanya pada penemuan mayatnya dan mengamankan lokasi," kata Kapolsek Rakit AKP Dariyanto.

Saat ditemukan, mayat dalam posisi tengkurap di selokan kecil dengan lebar sekitar setengah meter.

Korban masih mengenakan pakaian utuh dan mukanya dilakban, sementara tangan dan kakinya terikat.

Air selokan dangkal sehingga tak sampai menenggelamkan jasad korban.

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved